Rasa ini


Pagi  ini,  ketika  ku terbangun  dari  tidur  yang  tak  lelap,  terjaga  dari  impian  yang  menyesakkan.  Dingin  menyergap,  alam  yang  berduka  menitikkan  bulir –  bulir  air  yang  membuat  jiwa  semakin  beku.  Tiba – tiba  saja  rasa  ini  kembali  hadir,  menyeruak  dari  balik  kalbu  yang  paling  dalam.  Rasa  yang  begitu  lama  ku pendam  dalam  diam,  rasa  yang  entah  berapa  lama  mengalir  dalam  sunyi  di   balik  relung  hati.    Kesendirian  ini  semakin  menyakitkan,  kesunyian  ini  semakin  menggiringku  masuk  kedalam  lembah  ketakberdayaan  yang  panjang …

Ini lah  Aku …  mencoba  merangkai  kata,  tuk  sekedar  menuangkan  gelisah  di  dada,  berharap  bisa  menemukan  sedikit  kenyamanan,  sedikit  kekuatan  tuk  mampu  bertahan,  melewati  kesunyian  yang  tak  berujung …

 

 

Rasa  Ini

Ada  Rindu  Untuk  Mu

By .  Pance

 

 

 

Kapan  lagi  …

Kita  berbincang  dan  berterus  terang

Kapan,  kapan kah  lagi

Ku rasakan …

Sunyi  mencekam

Hati pun  tersiksa

Ada  Rindu  Untuk  Mu

 

Se putih  gaun Mu  kekasih

Begitu  hati ku

Tak  ingin  kau  jauh  dari Ku

Lembut nya  sinar  di mata Mu

Sayang …  Sayang

Kau  begitu  se adanya

Namun  bergetar  sendu  hati  ini

 

&&&

 

Rasa  ini …

Ter lalu  indah  untuk  Ku  nikmati  sendiri

Betapa  Ku  ingin …

Kau  ada  di sini  temani  Aku

Nikmati    bias – bias indah   yang  pernah  Kau  beri

Rasa  ini …

Membawa Ku  melambung  tinggi  tak  berbatas

Memporak  porandakan  pertamanan  hati  yang  selama  ini

Larut  dalam  kebekuan

Namun …

Ku  ingin  kau  tau  satu  hal

Bukan  ini  yang  Ku butuhkan

Bukan  ini  yang  Ku  inginkan

Bukan  ini  yang  Aku  mau  dari Mu

Sayank …

Aku  ingin kan  lebih  dari  semua  itu

Sesuatu  yang  bukan  hanya  sekedar  rasa

Sesuatu  yang  membuat  Aku …

Lupa  akan  sakit  yang  selama  ini  menyiksa

Lupa  pada  perih  yang  menyesakkan

Sayank …

Ku  ingin  Kau  mengerti …

 

&&&

 

 

Untaian  ini,  ku  persembahkan   tuk  seseorang  yang  telah  mambuat  Aku  terjaga  dari   kegelisahan Ku.  Penggabungan  lagu  dan  puisi  beserta  gejolak  jiwa  yang  dalam,  berharap  sahabat  Blogger  ikut  melayang  tinggi  bersama Ku,  menikmati  Rasa  Ini .

 

Salam  Rindu Ku,,,  Untuk Mu  semua …



37 pemikiran pada “Rasa ini

  1. Assalaamu’alaikum Fitr4y….

    Puisi nan indah bahasa dan maknanya. Sungguh mengungkapkan perasaan secara terangan bukan mudah. Suntingan kata melalui bait2 puisi memberi satu kelainan dalam menerbitkan keindahan yang tak terjangkau hangatnya. Semoga kepada yang dikirimkan bisa mengerti akan curhat yang sedang hangat di hati.

    Salam mesra dari Sarikei, Sarawak.😀

  2. Puisimu kayak banjir Wasior… mampu menghanyutkan pikiranku jauh ke lorong kesunyian.. Hmmm…Jadi inget saat-saat pacar minta ijin tuk merit dg orang lain….:mrgreen:

    Salam kenal…

  3. Uhoo~~ Uhoo~~ Jadi ingat kejungan (Madura, red) yang lirinya gini:” Du angin… Depa’ agih… Salam kerrong… Dulih bule” kikira artinya: Wahai angin, sampaikanlah, salam rindu… Dari Saya🙂

  4. Uhoo~~ Uhoo~~ Jadi ingat kejungan (Madura, red) yang lirinya gini:” Du angin… Depa’ agih… Salam kerrong… Dulih bule” kikira artinya: Wahai angin, sampaikanlah, salam rindu… Dari Saya🙂 Manstap tuh

  5. Assalaamu’alaikum Fitr4y.

    Lama benar rasa itu berlagu di hati. Apa belum bisa terubat lagi kerinduannya Fit.
    Semoga malam hening ini bisa mengubah lagi puisi nan indah untuk menenangkan keresahan yang melanda. Tenanglah agar danau hatimu juga bisa menenangkan dirinya yang sedang bergelora oleh usikan bayu rindu yang sedang bersemilir lalu.

    Salam sayang juga dari bunda di Sarawak.😀

  6. Rasa rindu bs buat kita gelisah, gundah, ataupun malah salah tingkah, jadi obatnya, saya sarankan ketemu atau minimal telepon. He.he.he…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s