Dulu


Dulu,
Kita …
Pernah memiliki, impian tentang masa depan yang indah..
Lalu..
Lalu waktu berkata lain, kau pergi jauh, dan aku terdampar di sini
Kita melanjutkan hidup masing2

Bertahun2…
Pertanyaan menuntut jawaban..
Mengapa .. mengapa.. dan mengapa..

Pencarian itu berujung
Pada rasa sakit, tak berdaya, dan putus asa

Kenapa kita tak bersatu

Karna Allah …
Mau kau tetap sempurna di mataku

Karna Allah…
Ingin aku tetap sempurna di matamu

Tanpa cacat..

Tetap lah jadi bintang di hati ku

Semoga Allah melimpahkan rahmat Nya kepada kita semua.

Aamiin..

LovebyNovember

Iklan

Hari Ini


🍁Hari ini, siapapun kita, menjadi apapun diri kita, jadikanlah semuanya sebagai jalan menuju surga

🍁Pengusaha, karyawan, pedagang, pelajar, mahasiswa dan apapun kita, jadikan semuanya sebagai jalan kebaikan

🍁Jangan rendahkan diri kita hanya dengan memiliki tujuan-tujuan duniawi saja

🍁Ingat, hidup di akhirat kelak itu kekal. Jadi jangan sampai kita hanya punya cita-cita sampai di dunia saja ya

🍁Moga yang hari ini kerja dilancarkan rezekinya. Moga yang hari ini sekolah atau kuliah diberkahi ilmunya. Moga para Ibu yang di rumah mengurusi keluarga juga disehatkan selalu. Aamiin

👤KH.Yusuf Mansur

Adab Utang Piutang


ADAB UTANG PIUTANG

Kemarin ada yang mengirimi saya tentang adab ini, saya cari arti kata ADAB di wikipedia bahasa Indonesia, artinya Adab adalah “norma atau aturan mengenai sopan santun yang didasarkan atas aturan agama, terutama Agama Islam. Norma tentang adab ini digunakan dalam pergaulan antarmanusia, antartetangga, dan antarkaum.”

Utang ternyata ada ADABNYA.. ada aturannya, yuk dipelajari!

1. Jangan pernah tidak mencatat utang piutang.

‎يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا تَدَايَنتُم بِدَيْنٍ إِلَىٰ أَجَلٍ مُّسَمًّى فَاكْتُبُوهُ ۚ… سورة البقرة 282

“Wahai orang-orang yang beriman, apabila kalian melakukan utang piutang untuk waktu yang ditentukan, hendaklah kalian menuliskannya.”
(QS Al-Baqarah: 282)

2. Jangan pernah berniat tidak melunasi utang.

‎عَنْ رَسُولِ اللَّهِ ﷺ قَالَ ‏‏أَيُّمَا رَجُلٍ يَدَيَّنُ دَيْنًا وَهُوَ مُجْمِعٌ أَنْ لاَ يُوَفِّيَهُ إِيَّاهُ لَقِيَ اللَّهَ سَارِقًا . رواه ابن ماجة 2410

“Siapa saja yang berutang, sedang ia berniat tidak melunasi utangnya, maka ia akan bertemu Allah sebagai seorang PENCURI.”
(HR Ibnu Majah ~ hasan shahih)

3. Punya rasa takut jika tidak bayar utang, karena alasan dosa yang tidak diampuni dan tidak masuk surga.

‎أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ قَالَ ‏ “‏ يُغْفَرُ لِلشَّهِيدِ كُلُّ ذَنْبٍ إِلاَّ الدَّيْنَ ‏”‏ ‏.‏ رواه مسلم 1886

“Semua dosa orang yang mati syahid diampuni KECUALI utang”.
(HR Muslim)

4. Jangan merasa tenang kalau masih punya utang.

‎قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ ‏”‏ مَنْ مَاتَ وَعَلَيْهِ دِينَارٌ أَوْ دِرْهَمٌ قُضِيَ مِنْ حَسَنَاتِهِ لَيْسَ ثَمَّ دِينَارٌ وَلاَ دِرْهَمٌ ‏”‏ ‏.‏ رواه ابن ماجة 2414

“Barangsiapa mati dan masih berutang satu dinar atau dirham, maka utang tersebut akan dilunasi dengan (diambil) amal kebaikannya, karena di sana (akhirat) tidak ada lagi dinar dan dirham.”
(HR Ibnu Majah ~ shahih)

5. Jangan pernah menunda membayar utang.

‎أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ قَالَ ‏ “‏ مَطْلُ الْغَنِيِّ ظُلْمٌ، فَإِذَا أُتْبِعَ أَحَدُكُمْ عَلَى مَلِيٍّ فَلْيَتْبَعْ ‏”‏‏.‏ رواه البخاري 2287 ، مسلم 1564 ، النسائي 4688 ، ابو داود 3345 ، الترمذي 1308

“Menunda-nunda (bayar utang) bagi orang yang mampu (bayar) adalah kezaliman.”
(HR Bukhari, Muslim, Nasai, Abu Dawud, Tirmidzi)

6. Jangan pernah menunggu ditagih dulu baru membayar utang.

‎فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ ‏”‏ أَعْطُوهُ فَإِنَّ مِنْ خِيَارِ النَّاسِ أَحْسَنَهُمْ قَضَاءً ‏”‏‏.‏ رواه البخاري 2392 ، مسلم 1600 ، النسائي 4617 ، ابو داود 3346 ، الترمذي 1318

“Sebaik-baik orang adalah yang paling baik dalam pembayaran utang.
(HR Bukhari, Muslim, Nasai, Abu Dawud, Tirmidzi)

7. Jangan pernah mempersulit dan banyak alasan dalam pembayaran utang.

‎قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ “‏ أَدْخَلَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ رَجُلاً كَانَ سَهْلاً مُشْتَرِيًا وَبَائِعًا وَقَاضِيًا وَمُقْتَضِيًا الْجَنَّةَ ‏”‏ ‏.‏ رواه ابن ماجة 2202 ، النسائي 4696

“Allah ‘Azza wa jalla akan memasukkan ke dalam surga orang yang mudah ketika membeli, menjual, dan melunasi utang.”
(HR An-Nasa’i, dan Ibnu Majah)

8. Jangan pernah meremehkan utang meskipun sedikit.

‎قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ‏ “‏ نَفْسُ الْمُؤْمِنِ مُعَلَّقَةٌ بِدَيْنِهِ حَتَّى يُقْضَى عَنْهُ ‏”‏. رواه الترمذي 1078 ، ابن ماجة 2506

“Ruh seorang mukmin itu tergantung kepada utangnya sampai utangnya dibayarkan.”
(HR at-Tirmidzi dan Ibnu Majah)

9. Jangan pernah berbohong kepada pihak yang memberi utang.

‎قَالَ ‏”‏ إِنَّ الرَّجُلَ إِذَا غَرِمَ حَدَّثَ فَكَذَبَ وَوَعَدَ فَأَخْلَفَ ‏”‏‏.‏ البخاري 2397 ، 833 ، مسلم 589 ، ابو داود 880 ، النسائي 5472 ، 5454

“Sesungguhnya, ketika seseorang berutang, maka bila berbicara ia akan dusta dan bila berjanji ia akan ingkar.”
(HR Bukhari dan Muslim)

10. Jangan pernah berjanji jika tidak mampu memenuhinya.

‎…وَأَوْفُوا بِالْعَهْدِ ۖ إِنَّ الْعَهْدَ كَانَ مَسْئُولًا… سورة الإسراء 34

“… Dan penuhilah janji karena janji itu pasti dimintai pertanggungjawaban ..”
(QS Al-Israa’: 34)

11. Jangan pernah lupa doakan orang yang telah memberi utang.

‎وَمَنْ آتَى إِلَيْكُمْ مَعْرُوفًا فَكَافِئُوهُ فَإِنْ لَمْ تَجِدُوا فَادْعُوا لَهُ حَتَّى تَعْلَمُوا أَنْ قَدْ كَافَأْتُمُوهُ ‏”‏ ‏.‏ رواه النسائي 2567 ، ابو داود 5109

“Barang siapa telah berbuat kebaikan kepadamu, balaslah kebaikannya itu. Jika engkau tidak menemukan apa yang dapat membalas kebaikannya itu, maka berdoalah untuknya sampai engkau menganggap bahwa engkau benar-benar telah membalas kebaikannya.”
(HR An-Nasa’i dan Abu Dawud)

semoga bermanfaat!
Terus belajar setiap hari..
Yang utangnya belum lunas, teeruss berjuang menyelesaikan!
hidup tenang tanpa utang..

Ditulis oleh: Saptuari

Ketenangan Hati Tanpa Ilusi Riba


KETENANGAN HATI TANPA ILUSI RIBA

Menurut Saya, ujian terberat seorang pengusaha adalah menghindari RIBA.

Kenapa?

Karena Allah melarangnya….

Sangat jelas Allah mengingatkan kita dalam Al-Qur’an tentang haramnya riba ini. Misalnya:

“Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran dan selalu berbuat dosa…” (Q.S. Al-Baqarah: 276)

Luarbiasanya, Allah memerintahkan pada kita untuk menyuburkan sedekah…

Gak hanya itu, jual beli sangat Allah halalkan…

“Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan setan lantaran tekanan penyakit jiwa (gila). Keadaan mereka yang demikian itu disebabkan mereka berkata (berpendapat), sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba, padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba…” (Q.S. Al-Baqarah: 275)

Silahkan tonton disini
>> https://youtu.be/CT7xvfHUHEU

Sumber: Chanel Dewa Eka Prayoga

Khusus Anda yang merindukan suasana Baitullah


Bismillah…

Khusus Anda yang merindukan suasana Baitullah, silahkan buka satu per satu link dibawah ini yah.
MasyaAllah keren banget. Terima kasih yang membuat ini.

1. http://t.co/2nR7badBOR

2. http://t.co/O9YCtLVLOI

3. http://t.co/v9xlileXg3

4. http://t.co/oXrRxuqJXP

5. http://goo.gl/j2BSF0

Smartphonenya di gerakan ke atas, bawah, kanan, kiri, bisa di zoom juga.
Kalian akan merasakan seolah-olah sedang berada disana.

1.) Siapa mau masuk Hijir Ismail ? Tekan *no. 1*
2.) Yang ingin melihat sudut rukun yamani tekan *no. 2*
3,) Yang mau persis berada di depan Ka’bah silahkan tekan *No. 3*
4.) Yang mau lihat Makam Rasul SAW tekan *no. 4*
5.) Yang ingin berada di atas Ka’bah, tekan *No. 5*

Silahkan dishare, semoga mengobati kerinduan bagi kita yang pernah kesana dan bagi yg blum bersiap-siap niatin akan pergi ke sana.
MasyaAllah….🙏

Murid Kelas 4 SD


Seorang murid kelas 4 SD selalu terlambat masuk kelas. Dan pak guru tak segan2 memukul telapak tangannya dengan penggaris kayu, sebagai hukuman.

Berulang setiap hari terus dan terus. Sampai pak guru sangat kesal dan memukul penggaris kayu sekuat tenaga sampai patah. Dengan air mata menetes dan tangan bengkak sang murid tetap belajar di kelas dengan tekun.

Namun kebiasaannya datang terlambat tidak berubah. Walau dihukum berulang2. Sungguh anak yang nakal.

Suatu pagi pak guru melihat muridnya yg sering terlambat itu berjalan diujung gang kecil. Penasaran, pak guru memperhatikan muridnya yg jago terlambat itu dari kejauhan. Membuntutinya sampai ke sebuah rumah sederhana berdinding kayu dan kardus.

Seorang anak berseragam putih merah lainnya yang nampaknya lebih besar, datang dengan berlari, menghampiri muridnya. Sungguh sebuah pemandangan diluar dugaan terjadi kemudian. Mereka bertukar seragam. Kemeja putih, celana merah dan sepatu. Sekarang dikenakan muridnya dan langsung berlari ke sekolah…

Pak guru tertegun… tak terasa air mata menetes di pipinya. Jadi ini yg membuatnya selalu terlambat. Dia menunggu kakaknya pulang sekolah karena seragam mereka cuma satu dan dipakai bergantian. Pantas selalu nampak kedodoran.

Pagi itu, si siswa datang terlambat lagi, seolah sadar jika akan di hukum, dia buru buru mengulurkan kedua telapak tangannya untuk dipukul dengan penggaris kayu, seperti biasanya.

Pak guru mendekatinya, lalu ….
Memeluknya erat sekali, sambil berbisik….
“Maafkan bapak nak… maafkan bapak… bapak salah menilaimu ”
————-

Begitulah kita. Seringkali kebencian itu ada hanya karena prasangka, hanya karena kita tak tau keadaan sesungguhnya. Kita yakin pada prasangka kita yg belum tentu benar. Dan bersikap seolah kita yg benar.

Kita membenci orang yang tak seharusnya kita benci. Bahkan mengajak orang2 lain untuk ikut membenci hanya karena dugaam dan prasangka kita, hanya karena ketidak tahuan kita akan kondisi sesungguhnya.

Sungguh Alloh tidak menyukai perasangka dan hasut.

#SelfReminder

 

(Status fb seorang teman)

Ku Tunggu Engkau di TelagaKu


💍 *SERI RINGKASAN KAJIAN*

💦🌺 *KU TUNGGU*
*ENGKAU DI TELAGAKU*
•○•○•○•○•○•

*”Aku akan menunggu kalian ditelaga, aku akan menunggu siapa diantara kalian yg datang kepadaku”,* adalah ekspresi atas kerinduan Rasulullah kepada umat, yg mana selama 23thn menemani dakwah beliau.

Kerinduan yg juga dirasakan oleh umatnya yg selepas kepergian Rasulullah, yg senantiasa mengimani keberadaannya & menjalankan segala apa yg diajarkannya.

Pada padang Mahsyar disana terdapat telaga Rasulullah yg beliau menunggu umatnya. Hari itu saat manusia dikumpulkan disana yg paling mencekam, yg paling menakutkan.
Bahkan Abdullah bin Mas’ud mengatakan bahwa tidak ada hari yg lebih mencekam dari hari itu dimana semua manusia dalam keadaan telanjang, menyeker, tanpa membawa perbekalan apapun (makanan/minuman). & saat itu matahari berada 1 mill di atas kepala manusia.

Semua manusia hanya akan perduli pada dirinya sendiri, orang tua tak lagi perduli kepada anaknya, semua berdoa atas ampunannya sendiri.

Rasulullah diberikan sebuah telaga, yakni *Talaga Haul.* Di telaga itulah umatnya akan mendapat minum ketika dikumpulkan di padang mahsyar yg panas.

Kita tidak akan mencari hp, atau tas branded, karena kita akan mencari air, & semua menginginkan bisa minum di telaga Rasulullah.

Mereka yg diperbolehkan minum di telaga haul akan dilayani oleh Rasulullah, yaitu selama penantiannya akan kadatangan umatnya beliau mempersiakan gelas-gelas untuk jamuan. & ketika kita sudah tiba disana akan disambut oleh beliau.

Cangkir yg dipersiapkan beliau amat dangat banyak, dalam sebuah riwayat menyatakan bahwa jumlah gelas yang dipersiapkan oleh Rasulullah adalah lebih banyak dari jumlah bintang di langit. & jumlah bintang di langit saja kita tak mampu menghitungya.

Dan dalam riwayat, air ditelaga Rasulullah lebih putih dari susu, lebih manis dari madu, & harumnya lebih harum dari kasturi (bahan terbaik membuat parfum di dunia). Rasulullah mengatakan bahwa barangsiapa yg meminumnya maka tidak akan haus selama-lamanya dan wajahnya tidak akan hitam selama-lamanya.

Maka dari apa yg Rasulullah katakan tersebut dapat diyakin bahwa *telaga haul adalah harapan pertama kita di alam kekal sana.* Jika bisa diterima di telaga haul, maka akan baik pula nasibnya setelah itu insyallah, sebaliknya jika ditolak di telaga
Rasulullah maka itu adalah sebuah warning utk nasibnya setelah itu.

Kemudian akan tiba fase dimana semua aib2 kita akan dibongkar oleh Allah di hadapan Allah, kemudian hisab, kemudian mizan, & sterusnya selama 5000 tahun lamanya, itu merpakan perjalanan yg sangat panjang yg kita akan merasakan haus yg sangat amat.

Setelah begitu banyak pengorbanan & perjuangan beliau, harusnya kita sebagai umatnya yg pantas melayani beliau, tapi justru beliau yg menghidangkna itu untuk kita.

Rasulullah pernah dicaci maki, begitu berdarah-darah untuk membela Islam & umatnya, gigi taringnya pernah pecah untuk membela islam. Semua dilakukan untuk kita, umatnya.

Yang mana kita adalah orang yg sering kesiangan sholat subuh, yg lebih sering mendahulukan panggilan bos daripada panggilan adzan, kita umatnya yg begitu lalai.

Dahulu Abdullah bin Ubay bin Salul, adalah oran yg sangat membenci Rasulullah & sering memfitnah Rasulullah, bahkan ia adalah orang yg memfitnah istri Rasulullah yakni Aisyah Radhiallahu ‘anhu telah berzina denga Shafwan bin Mu’athal as-Sulami adz-Dzakwani.

Tapi ketika Abdullah bin Ubay bin Salul meninggal, justru Rasulullah mau memberikan bajunya untuk kain kafannya, mau menyolatinya,

Bahkan ketika Umar melarang Rasulullah & mengingatkan dgn ayat dalam QS. At-Taubah: 80 Rasullullah tetaplah memohon apunan untuk musuhnya yg tak lain seorang munafik itu.

Kelak akan ada sebagian umat Rasulullah yg akan diusir oleh malaikat & tidak diijinkan untuk mendekati telaga Rasulullah.

*Ketika Nabi bertanya mengapa mereka (umatku) diusir, & malaikat menjelaskan & memberitahu perihal Rasulullah tidak tahu apa yg mereka perbuat selepas kepergiannya (menyelisih sunnahnya & mengada-adakan amalan baru yg Rasulullah tidak ajarkan), barulah Nabi terdiam.*

*Siapa saja mereka?*

1⃣ *Orang yg murtad & melakuan kekufuran.*
Hingga karena hal tersebut seorang tabi’in selalu berdoa kepada Allah untuk dilindungi dari kemurtadan.

2⃣ *Orang-orang yg beribadahnya tidak mengikuti tuntunan Rasulullah.*

3⃣ *Orang-orang yg membantu pemimpin-pemimpin yg dzolim.*

Dalam hadits riwayat at-Tirmidzi, akan ada pemimpin dzolim & siapa yg merapatkan barisan untuk membantu pemimpin tsb & meyakini semua perkataannya maka

Nabi menegaskan melepaskan diri dari orang itu & orang itu tidak akan meminum air dari telaga haul.

4⃣ *Orang-orang yg tidak sabar akan ujian & cobaan hidupnya.*

Ibroh dari kisah Imam Bukhori yg mana pernah majelis ilmunya tidak ada orang yg datang kecula Imam Muslim, tapi beliau tidak bersedih & menyerah karena beliau selalu ingat akan pesan Rasulullah kepada umatnya agar *bersabar hingga kita kembali bertemu dengannya kembali di telaga haul.*

Disebutkan pada Hadits Riwayat at-Thirmidzi, Umar bin Abdul Aziz bertanya kepada Rasulullah bahwa *siapakah yg pertama kali datang ke telaga Rasulullah ?*

Maka Rasulullah menjawab adalah *orang-orang fakir muhajirin dengan rambut yg berantakan, baju yg kotor, yg tidak dapat melamar wanita terpandang semasa hidupnya, & mereka adalah orang yg tak pernah disambut (diabaikan orang).*

Ketika itu Umar menangis, karena menyadari tidak terdapat padanya semua kriteria itu. & setelah itu Umar bertekad untuk tidak pernah menyisir rambutnya, tidak mau mencuci rambutnya, kemudian menolak ketika akan diangkat menjadi khalifa, & bahkan setelah menjadi khalifa pun ia teguh menjaga kezuhudan nya, ia hanya memberikan nafkah 1,5 dirham untuk seluruh keluarganya karena seringnya ia bersedekah atas harta-harta nya.

Lantas bagiamana diri kita?

Wallohu’alam.
Rabu, 15 Rabi’ul awal 1438H – 14 Desember 2016
💬 Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri, Lc.
———————
📝elscacca – Kaskus Akhwat.

*Republished By:*
🌐 Group BIS & BMS – Dakwah Untuk Umat 💐
══════ ❁✿❁ ══════
Ketik: daftar#nama#asal

Bimbingan Muslim Shalih (BIS)
📲 *082344096067 (Ikhwan)*

Bimbingan Mar’ah Shalehah (BMS)
📲 *085795695662 (Akhwat)*

📮Telegram
@moslemlearning
@alquranalhadits
•┈┈•••○○❁🌸❁○○•••┈┈•
📚 Kurikulum Bimbingan : Aqidah, Fikih, Hadits, Manhaj, Adab, Petuah Ulama, Tazkiyatun Nufus, Nasehat, Dll.
•┈┈•••○○❁🌸❁○○•••┈┈•

Rahasia Saling Sayang Sampai Kakek Nenek


Dibaca yaa, biar pada paham…

*Rahasia perkawinan awet, langgeng…*
RAHASIA SALING SAYANG SAMPAI KAKEK NENEK
〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰
Rahasia bagaimana sepasang suami-istri bisa tetap sayang & mesra sampai hari tua.
Bahkan sampai kakek-nenek.

KAKEK :
*”Sayang…* Ini teman papa.
Namanya UMAR !!”.

NENEK :
“Silahkan duduk, aku buatin minuman dulu yaa, Pa…”

KAKEK :
“Sekalian sama kue²nya, *Darling….”*

NENEK : “Iya *Say…”*.

5 menit kemudian, si nenek menyuguhkan minuman dan kue2…

KAKEK :
“Makasih, *Honey”*.
(sambil cium mesra pipi istrinya).

NENEK :
“Aku ke belakang lagi yaa, Pa…”

KAKEK :
“Silahkan, *Cantik*”.
“Thanks yaaa, *My Love…”*

Umar sangat kagum dengan kemesraan temennya dan istri temennya itu.

UMAR :
“Kalian sdh menikah berapa lama..?”

KAKEK :
“40 tahun…Emangnya kenapa ?”

UMAR :
“Saya kagum…, kalian menikah sudah begitu lama, tapi koq masih mesra sekali seperti pengantin baru aja…”

KAKEK : “maksud kamu ?”

UMAR:
“Saya perhatikan dari tadi kamu manggil istrimu dengan sebutan yang sangat mesra….. *’sayang’, ‘darling’,* *’honey’, ‘my love’, ‘cantik’*….
Apa rahasianya sih…?”

KAKEK :
“Serius nih ?! Tapi janji yaa… Ini cuma antara kita berdua saja, jangan kasih tahu siapa² yaa…”

UMAR : “OK”

KAKEK :
“Gini lho Mar, sebenarnya…. *AKU SUDAH LUPA SIAPA NAMA ISTRIKU…?!?*

😂😂😂😂😂
*Ooh..

Dagang part 1


*DAGANG*
(Part 1)

Bismillah…

Sahabat…

Semoga Anda selalu dalam keadaan sehat dan bahagia yah.

Sahabat…

Hakikat perniagaan di negeri ini sering saya gambarkan dalam cerita tentang seorang pengusaha kecil yang memiliki produk, katakanlah keripik ubi. Untuk dapat masuk ke sebuah supermarket besar, produk ini harus melewati sekian uji-saring ketat, dari kualitas hingga kemasan. Dan akhirnya iapun diterima, terpampang agak tersembunyi di salah satu sudut raknya.

Tapi sistem pembayaran keripik ubi itu adalah konsinyasi; tiga bulan dipajang baru dihitung berapa yang laku. Laporan bisa diambil sekaligus sisa barang. Lalu pembayaran tunai baru akan diterima secepat-cepatnya sebulan kemudian.

Tapi kalau si pemilik usaha amat kecil ubi ini pada saat menyetorkan dagangannya hendak beli beras atau gula di supermarket itu, bisakah ia minta dihitung nanti dari hasil dagangannya? Tidak. Dia harus membayar tunai. Saat itu juga.

Inilah tata ekonomi, di mana orang miskin membiayai orang kaya. Pemilik usaha kecil itulah yang menopang bisnis para pemodal besar supermarket.

Maka kita selalu bahagia pergi ke pasar tradisional, karena kita akan menemukan nilai-nilai yang amat mahal. Saking mahalnya, 500 orang terkaya di dunia versi Forbes bersekutupun takkan sanggup membelinya.

Tempo hari, terlihat di Pasar Prawirotaman Yogyakarta, seorang ibu penjual bawang merah dan putih yang asyik mengupasi sebagian dagangan yang sudah keriput kulitnya. Tak banyak yang disandingnya, hanya setampah kecil sahaja.

Lalu seorang lelaki yang lebih muda, sambil tersenyum ke sana kemari menjajakan pisang satu lirang saja, yang dilihat keadaannya memang hanya akan bagus kalau dimakan hari ini segera. Besok tidak.

Dan tetap asyik dengan pisaunya, sang ibu mendongak, lalu berkata dengan tawa ringan yang memamerkan giginya, “Tolong pisangnya gantungkan di cantelan motorku itu ya Dik, ini uangnya ambil ke sini.”

“Ya Mbak, lima ribu saja buat Njenengan.”

Maka ketika si Mas usai menaruh pisang itu, sang ibu menyumpalkan tiga uang lima ribuan ke tas plastik si Mas yang berisi jajanan ketika dia mendekat.

Semula lelaki itu tak menyadarinya, tapi setelah berjalan beberapa langkah dia kembali. “Weh, kebanyakan Mbak”, katanya.

“Tidak apa-apa, buat jajan anakmu lho Dik. Lagipula pisang segini banyak ya ndak mungkin 5000 to.”

“Ndak. Memang segitu harganya Mbak. Jajannya juga sudah ada kok ini.” Lalu uang itu dikembalikannya. Tak mau kalah, Si Ibu segera menyusul Si Mas yang berlari. Memasukkan lagi uang lebihan 10.000 itu ke tas plastiknya. Si Mas tersenyum geleng-geleng kepala. Lalu dengan penuh kesopanan, dia pamit pergi.

Siang hari ketika si Ibu hendak pulang, seorang pedagang bakso menghampirinya. “Ini mbak, baksonya.”

“Lho saya tidak pesan itu?”

“Lha tadi Mase penjual pisang yang memesankan itu. Terus dia bilang diracik sama ngasihkannya nanti saja kalau Njenengan mau pulang.”

“O Allah… Rejeki. Sembah nuwun Gustiiii…”

Adakah engkau temukan di tempat belanjamu orang saling berrebut untuk membahagiakan sesamanya seperti ini? Ah, mungkin sesekali kau perlu pergi ke pasar yang kaulihat becek dan sumpek itu. Sebab di sana ada yang tak dapat kaubeli dengan harta, tapi dapat kaurasakan mengaliri hatimu dengan sejuta haru dan makna.

Hmm, besok ada cerita lagi insyaallah.

📝Ust. Salim Fillah

Nasihat Indah Dari Sang Guru


NASIHAT INDAH DARI SANG GURU

*** Membawa selusin bodyguard bukan jaminan keamanan. Tapi rendah hati, ramah, dan tidak mencari musuh, itulah kunci keamanan.

*** Obat dan vitamin bukan jaminan hidup sehat. Jaga ucapan, jaga hati, istirahat cukup, makan dengan gizi seimbang dan olahraga yang teratur, itulah kunci hidup sehat.

*** Rumah mewah bukan jaminan keluarga bahagia. Saling mengasihi, menghormati, dan memaafkan, itulah kunci keluarga bahagia.

*** Gaji tinggi bukan jaminan kepuasan hidup. Bersyukur, berbagi, dan saling menyayangi, itulah kunci kepuasan hidup.

*** Kaya raya bukan jaminan hidup terhormat. Tapi jujur, sopan, murah hati, dan menghargai sesama, itulah kunci hidup terhormat.

*** Hidup berfoya-foya bukan jaminan banyak sahabat. Tapi setia kawan, bijaksana, mau menghargai, menerima teman apa adanya dan suka menolong, itulah kunci banyak sahabat.

*** Kosmetik bukan jaminan kecantikan. Tapi semangat, kasih, ceria, ramah, dan senyuman, itulah kunci kecantikan.

*** Satpam dan tembok rumah yang kokoh bukan jaminan hidup tenang. Hati yang damai, kasih dan tiada kebencian itulah kunci ketenangan dan rasa aman.

*** Hidup kita itu sebaiknya ibarat “bulan & matahari”—dilihat orang atau tidak, ia tetap bersinar. Dihargai orang atau tidak, ia tetap menerangi. Diterimakasihi atau tidak, ia tetap “berbagi”.

***Jika Anda bilang Anda susah, banyak orang yang lebih susah dari Anda. Jika Anda bilang Anda kaya, banyak orang yang lebih kaya dari Anda. Di atas langit, masih ada langit. Suami, istri, anak, jabatan, harta adalah “titipan sementara”. Itulah kehidupan.

*** Nikmatilah hidup selama Anda masih memilikinya dan terus belajar untuk bersyukur dengan keadaanmu…!
Karena Anda tidak akan tahu kapan Sang Pemilik Raga akan datang dan mengatakan pada Anda, *“Ini saatnya pulang!”—* memaksa Anda meninggalkan apa pun yang Anda cintai, dan Anda banggakan, serta sombongkan.

Silahkan di SHARE agar lebih banyak lagi orang yg terinspirasi dari makna kutipan ini…
Semoga selalu berbahagia dengan keadaan yg anda miliki dan jalani saat ini…
Aamiin…

📝Bob Sadino (1933-2015)