Aku Ingin Kembali


Kerinduan ku padamu,   membuat  aku gelisah

Seperti   orang  gila,   aku  menunggumu

Dari  terbit   fajar  hingga  gelap   meraja

Hasilnya,  nihil,   kau  tak  kunjung   datang

Kau   hempaskan  aku  kedalam  jurang   dalam

Kau  lemparkan  aku  dalam  kegelapan  tak  berbatas

Sampai   aku  tersadar,   kau  buat  aku  sesat  hilang  arah

Dan   aku  ingin  kembali

Kembali   pada  diriku   sebelum  aku  kenal  kamu

Kembali  pada  kehidupanku   sebelum  aku  ketemu  kamu

Tapi   wajahku  terlanjur   kusam  karna malu

Aku  tertunduk  tak  mampu  menatap  wajah  layu   di  dalam  cermin

Aku,   aku  tak  tau  apa  yang  harus  aku  lakukan

Begitu  gamang  berdiri  sendiri  di ujung  malam

Terhempas  di sudut  kehidupan  yang  kejam

Bagai  tenggelam  tampa  pegangan

Tapi, aku  masih  punya  satu  keinginan …

Aku,  ingin  kembali

***

Jakarta,  28 05 10

Iklan

4 pemikiran pada “Aku Ingin Kembali

  1. Sekedar masukan;
    Pilihan “level” kata dalam puisi/ sya’ir hendaknya konsisten. Apakah level teks, konteks, apakah untuk puisi romantis, relijius, kritik sosial atau yang lain…. dst. Sebab puisi bukan sekedar ungkapan hati, tapi juga karya sastra…. Makasih. Tapi Syairnya cukup bagus kok.

  2. They can help prevent risks associated with high blood pressure and stroke.
    Banana is not only the cheapest but also the most plentiful and nourishing of all fruits.
    If you combine those three things with fiber, you will notice that you feel more energized for a
    long period of time, (several hours).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s