Surga untuk Mande


Sepiku  menguak  rindu …

Padamu,  kampungku  yang  semakin  jauh

Jauh  hingga  tak  satupun  kenangan

Mampu  membawaku  padamu

Mande,  kutitipkan  dirimu

Pada  merapi  yang  menjulang  tinggi

Pada  danau  singkarak  yang membentang luas

Pada  sawah-sawah   luas  yang  menghijau

Titipkan  rindumu  padaku  lewat  angin  malam

Dendangkan  lagumu  untukku

Gumamkan  di bibir mu …

Mande,  aku  bisa  dengar  semua  kidung  rindumu

Aku  bisa  rasakan  belaian  kasihmu

Aku  ingin  memelukmu

Aku  ingin  hanya  sekedar  menatap  wajahmu

Tapi  lautan ini  begitu   tak  berperasaan

Memisahkan  kita  dengan  jarak  yang  tak  mampu

Kuhitung  dengan  jari

Mande …

Kampung  kita  di hancurkan  gempa

Rumah-rumah  sudah  kehilangan  penyangga

Tanah  menenggelamkan  3  kampung

Hingga  sungai  tempat  kita mandi

Berwarna  keruh  dan  berbau  mayat …

Merapi  diam  tak  bergeming

Singkarak  acuh  bagaikan  tak  perduli

Dan  aku  disini  terpenjara  oleh  kehidupan  yang sesak

Ampuni  aku  Mande ,,,

Meninggalkanmu  dalam  kecemasan  tak  berujung

Meninggalkanmu  di tanah  yang  sudah

Tidak  ramah  lagi

Mande ,,,  doakan  aku

Agar  aku  bisa  membuatkan  surga  untukmu

Agar  aku  bisa  menempatkanmu

Ditempat  yang  paling  indah  dan  aman

Aku  ingin  berikan  kebahagiaan  untuk mu

Tunggu  aku  mande ,,,

Jangan  tinggalkan  aku

Sebelum  aku  mampu  menyelesaikan

Sebuah  surga  untuk mu

&&&

jakarta,  29 mei 10

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s