Ketenangan Hati Tanpa Ilusi Riba


KETENANGAN HATI TANPA ILUSI RIBA

Menurut Saya, ujian terberat seorang pengusaha adalah menghindari RIBA.

Kenapa?

Karena Allah melarangnya….

Sangat jelas Allah mengingatkan kita dalam Al-Qur’an tentang haramnya riba ini. Misalnya:

“Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran dan selalu berbuat dosa…” (Q.S. Al-Baqarah: 276)

Luarbiasanya, Allah memerintahkan pada kita untuk menyuburkan sedekah…

Gak hanya itu, jual beli sangat Allah halalkan…

“Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan setan lantaran tekanan penyakit jiwa (gila). Keadaan mereka yang demikian itu disebabkan mereka berkata (berpendapat), sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba, padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba…” (Q.S. Al-Baqarah: 275)

Silahkan tonton disini
>> https://youtu.be/CT7xvfHUHEU

Sumber: Chanel Dewa Eka Prayoga

Khusus Anda yang merindukan suasana Baitullah


Bismillah…

Khusus Anda yang merindukan suasana Baitullah, silahkan buka satu per satu link dibawah ini yah.
MasyaAllah keren banget. Terima kasih yang membuat ini.

1. http://t.co/2nR7badBOR

2. http://t.co/O9YCtLVLOI

3. http://t.co/v9xlileXg3

4. http://t.co/oXrRxuqJXP

5. http://goo.gl/j2BSF0

Smartphonenya di gerakan ke atas, bawah, kanan, kiri, bisa di zoom juga.
Kalian akan merasakan seolah-olah sedang berada disana.

1.) Siapa mau masuk Hijir Ismail ? Tekan *no. 1*
2.) Yang ingin melihat sudut rukun yamani tekan *no. 2*
3,) Yang mau persis berada di depan Ka’bah silahkan tekan *No. 3*
4.) Yang mau lihat Makam Rasul SAW tekan *no. 4*
5.) Yang ingin berada di atas Ka’bah, tekan *No. 5*

Silahkan dishare, semoga mengobati kerinduan bagi kita yang pernah kesana dan bagi yg blum bersiap-siap niatin akan pergi ke sana.
MasyaAllah….🙏

Murid Kelas 4 SD


Seorang murid kelas 4 SD selalu terlambat masuk kelas. Dan pak guru tak segan2 memukul telapak tangannya dengan penggaris kayu, sebagai hukuman.

Berulang setiap hari terus dan terus. Sampai pak guru sangat kesal dan memukul penggaris kayu sekuat tenaga sampai patah. Dengan air mata menetes dan tangan bengkak sang murid tetap belajar di kelas dengan tekun.

Namun kebiasaannya datang terlambat tidak berubah. Walau dihukum berulang2. Sungguh anak yang nakal.

Suatu pagi pak guru melihat muridnya yg sering terlambat itu berjalan diujung gang kecil. Penasaran, pak guru memperhatikan muridnya yg jago terlambat itu dari kejauhan. Membuntutinya sampai ke sebuah rumah sederhana berdinding kayu dan kardus.

Seorang anak berseragam putih merah lainnya yang nampaknya lebih besar, datang dengan berlari, menghampiri muridnya. Sungguh sebuah pemandangan diluar dugaan terjadi kemudian. Mereka bertukar seragam. Kemeja putih, celana merah dan sepatu. Sekarang dikenakan muridnya dan langsung berlari ke sekolah…

Pak guru tertegun… tak terasa air mata menetes di pipinya. Jadi ini yg membuatnya selalu terlambat. Dia menunggu kakaknya pulang sekolah karena seragam mereka cuma satu dan dipakai bergantian. Pantas selalu nampak kedodoran.

Pagi itu, si siswa datang terlambat lagi, seolah sadar jika akan di hukum, dia buru buru mengulurkan kedua telapak tangannya untuk dipukul dengan penggaris kayu, seperti biasanya.

Pak guru mendekatinya, lalu ….
Memeluknya erat sekali, sambil berbisik….
“Maafkan bapak nak… maafkan bapak… bapak salah menilaimu ”
————-

Begitulah kita. Seringkali kebencian itu ada hanya karena prasangka, hanya karena kita tak tau keadaan sesungguhnya. Kita yakin pada prasangka kita yg belum tentu benar. Dan bersikap seolah kita yg benar.

Kita membenci orang yang tak seharusnya kita benci. Bahkan mengajak orang2 lain untuk ikut membenci hanya karena dugaam dan prasangka kita, hanya karena ketidak tahuan kita akan kondisi sesungguhnya.

Sungguh Alloh tidak menyukai perasangka dan hasut.

#SelfReminder

 

(Status fb seorang teman)

Ku Tunggu Engkau di TelagaKu


💍 *SERI RINGKASAN KAJIAN*

💦🌺 *KU TUNGGU*
*ENGKAU DI TELAGAKU*
•○•○•○•○•○•

*”Aku akan menunggu kalian ditelaga, aku akan menunggu siapa diantara kalian yg datang kepadaku”,* adalah ekspresi atas kerinduan Rasulullah kepada umat, yg mana selama 23thn menemani dakwah beliau.

Kerinduan yg juga dirasakan oleh umatnya yg selepas kepergian Rasulullah, yg senantiasa mengimani keberadaannya & menjalankan segala apa yg diajarkannya.

Pada padang Mahsyar disana terdapat telaga Rasulullah yg beliau menunggu umatnya. Hari itu saat manusia dikumpulkan disana yg paling mencekam, yg paling menakutkan.
Bahkan Abdullah bin Mas’ud mengatakan bahwa tidak ada hari yg lebih mencekam dari hari itu dimana semua manusia dalam keadaan telanjang, menyeker, tanpa membawa perbekalan apapun (makanan/minuman). & saat itu matahari berada 1 mill di atas kepala manusia.

Semua manusia hanya akan perduli pada dirinya sendiri, orang tua tak lagi perduli kepada anaknya, semua berdoa atas ampunannya sendiri.

Rasulullah diberikan sebuah telaga, yakni *Talaga Haul.* Di telaga itulah umatnya akan mendapat minum ketika dikumpulkan di padang mahsyar yg panas.

Kita tidak akan mencari hp, atau tas branded, karena kita akan mencari air, & semua menginginkan bisa minum di telaga Rasulullah.

Mereka yg diperbolehkan minum di telaga haul akan dilayani oleh Rasulullah, yaitu selama penantiannya akan kadatangan umatnya beliau mempersiakan gelas-gelas untuk jamuan. & ketika kita sudah tiba disana akan disambut oleh beliau.

Cangkir yg dipersiapkan beliau amat dangat banyak, dalam sebuah riwayat menyatakan bahwa jumlah gelas yang dipersiapkan oleh Rasulullah adalah lebih banyak dari jumlah bintang di langit. & jumlah bintang di langit saja kita tak mampu menghitungya.

Dan dalam riwayat, air ditelaga Rasulullah lebih putih dari susu, lebih manis dari madu, & harumnya lebih harum dari kasturi (bahan terbaik membuat parfum di dunia). Rasulullah mengatakan bahwa barangsiapa yg meminumnya maka tidak akan haus selama-lamanya dan wajahnya tidak akan hitam selama-lamanya.

Maka dari apa yg Rasulullah katakan tersebut dapat diyakin bahwa *telaga haul adalah harapan pertama kita di alam kekal sana.* Jika bisa diterima di telaga haul, maka akan baik pula nasibnya setelah itu insyallah, sebaliknya jika ditolak di telaga
Rasulullah maka itu adalah sebuah warning utk nasibnya setelah itu.

Kemudian akan tiba fase dimana semua aib2 kita akan dibongkar oleh Allah di hadapan Allah, kemudian hisab, kemudian mizan, & sterusnya selama 5000 tahun lamanya, itu merpakan perjalanan yg sangat panjang yg kita akan merasakan haus yg sangat amat.

Setelah begitu banyak pengorbanan & perjuangan beliau, harusnya kita sebagai umatnya yg pantas melayani beliau, tapi justru beliau yg menghidangkna itu untuk kita.

Rasulullah pernah dicaci maki, begitu berdarah-darah untuk membela Islam & umatnya, gigi taringnya pernah pecah untuk membela islam. Semua dilakukan untuk kita, umatnya.

Yang mana kita adalah orang yg sering kesiangan sholat subuh, yg lebih sering mendahulukan panggilan bos daripada panggilan adzan, kita umatnya yg begitu lalai.

Dahulu Abdullah bin Ubay bin Salul, adalah oran yg sangat membenci Rasulullah & sering memfitnah Rasulullah, bahkan ia adalah orang yg memfitnah istri Rasulullah yakni Aisyah Radhiallahu ‘anhu telah berzina denga Shafwan bin Mu’athal as-Sulami adz-Dzakwani.

Tapi ketika Abdullah bin Ubay bin Salul meninggal, justru Rasulullah mau memberikan bajunya untuk kain kafannya, mau menyolatinya,

Bahkan ketika Umar melarang Rasulullah & mengingatkan dgn ayat dalam QS. At-Taubah: 80 Rasullullah tetaplah memohon apunan untuk musuhnya yg tak lain seorang munafik itu.

Kelak akan ada sebagian umat Rasulullah yg akan diusir oleh malaikat & tidak diijinkan untuk mendekati telaga Rasulullah.

*Ketika Nabi bertanya mengapa mereka (umatku) diusir, & malaikat menjelaskan & memberitahu perihal Rasulullah tidak tahu apa yg mereka perbuat selepas kepergiannya (menyelisih sunnahnya & mengada-adakan amalan baru yg Rasulullah tidak ajarkan), barulah Nabi terdiam.*

*Siapa saja mereka?*

1⃣ *Orang yg murtad & melakuan kekufuran.*
Hingga karena hal tersebut seorang tabi’in selalu berdoa kepada Allah untuk dilindungi dari kemurtadan.

2⃣ *Orang-orang yg beribadahnya tidak mengikuti tuntunan Rasulullah.*

3⃣ *Orang-orang yg membantu pemimpin-pemimpin yg dzolim.*

Dalam hadits riwayat at-Tirmidzi, akan ada pemimpin dzolim & siapa yg merapatkan barisan untuk membantu pemimpin tsb & meyakini semua perkataannya maka

Nabi menegaskan melepaskan diri dari orang itu & orang itu tidak akan meminum air dari telaga haul.

4⃣ *Orang-orang yg tidak sabar akan ujian & cobaan hidupnya.*

Ibroh dari kisah Imam Bukhori yg mana pernah majelis ilmunya tidak ada orang yg datang kecula Imam Muslim, tapi beliau tidak bersedih & menyerah karena beliau selalu ingat akan pesan Rasulullah kepada umatnya agar *bersabar hingga kita kembali bertemu dengannya kembali di telaga haul.*

Disebutkan pada Hadits Riwayat at-Thirmidzi, Umar bin Abdul Aziz bertanya kepada Rasulullah bahwa *siapakah yg pertama kali datang ke telaga Rasulullah ?*

Maka Rasulullah menjawab adalah *orang-orang fakir muhajirin dengan rambut yg berantakan, baju yg kotor, yg tidak dapat melamar wanita terpandang semasa hidupnya, & mereka adalah orang yg tak pernah disambut (diabaikan orang).*

Ketika itu Umar menangis, karena menyadari tidak terdapat padanya semua kriteria itu. & setelah itu Umar bertekad untuk tidak pernah menyisir rambutnya, tidak mau mencuci rambutnya, kemudian menolak ketika akan diangkat menjadi khalifa, & bahkan setelah menjadi khalifa pun ia teguh menjaga kezuhudan nya, ia hanya memberikan nafkah 1,5 dirham untuk seluruh keluarganya karena seringnya ia bersedekah atas harta-harta nya.

Lantas bagiamana diri kita?

Wallohu’alam.
Rabu, 15 Rabi’ul awal 1438H – 14 Desember 2016
💬 Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri, Lc.
———————
📝elscacca – Kaskus Akhwat.

*Republished By:*
🌐 Group BIS & BMS – Dakwah Untuk Umat 💐
══════ ❁✿❁ ══════
Ketik: daftar#nama#asal

Bimbingan Muslim Shalih (BIS)
📲 *082344096067 (Ikhwan)*

Bimbingan Mar’ah Shalehah (BMS)
📲 *085795695662 (Akhwat)*

📮Telegram
@moslemlearning
@alquranalhadits
•┈┈•••○○❁🌸❁○○•••┈┈•
📚 Kurikulum Bimbingan : Aqidah, Fikih, Hadits, Manhaj, Adab, Petuah Ulama, Tazkiyatun Nufus, Nasehat, Dll.
•┈┈•••○○❁🌸❁○○•••┈┈•

Rahasia Saling Sayang Sampai Kakek Nenek


Dibaca yaa, biar pada paham…

*Rahasia perkawinan awet, langgeng…*
RAHASIA SALING SAYANG SAMPAI KAKEK NENEK
〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰
Rahasia bagaimana sepasang suami-istri bisa tetap sayang & mesra sampai hari tua.
Bahkan sampai kakek-nenek.

KAKEK :
*”Sayang…* Ini teman papa.
Namanya UMAR !!”.

NENEK :
“Silahkan duduk, aku buatin minuman dulu yaa, Pa…”

KAKEK :
“Sekalian sama kue²nya, *Darling….”*

NENEK : “Iya *Say…”*.

5 menit kemudian, si nenek menyuguhkan minuman dan kue2…

KAKEK :
“Makasih, *Honey”*.
(sambil cium mesra pipi istrinya).

NENEK :
“Aku ke belakang lagi yaa, Pa…”

KAKEK :
“Silahkan, *Cantik*”.
“Thanks yaaa, *My Love…”*

Umar sangat kagum dengan kemesraan temennya dan istri temennya itu.

UMAR :
“Kalian sdh menikah berapa lama..?”

KAKEK :
“40 tahun…Emangnya kenapa ?”

UMAR :
“Saya kagum…, kalian menikah sudah begitu lama, tapi koq masih mesra sekali seperti pengantin baru aja…”

KAKEK : “maksud kamu ?”

UMAR:
“Saya perhatikan dari tadi kamu manggil istrimu dengan sebutan yang sangat mesra….. *’sayang’, ‘darling’,* *’honey’, ‘my love’, ‘cantik’*….
Apa rahasianya sih…?”

KAKEK :
“Serius nih ?! Tapi janji yaa… Ini cuma antara kita berdua saja, jangan kasih tahu siapa² yaa…”

UMAR : “OK”

KAKEK :
“Gini lho Mar, sebenarnya…. *AKU SUDAH LUPA SIAPA NAMA ISTRIKU…?!?*

😂😂😂😂😂
*Ooh..

Dagang part 1


*DAGANG*
(Part 1)

Bismillah…

Sahabat…

Semoga Anda selalu dalam keadaan sehat dan bahagia yah.

Sahabat…

Hakikat perniagaan di negeri ini sering saya gambarkan dalam cerita tentang seorang pengusaha kecil yang memiliki produk, katakanlah keripik ubi. Untuk dapat masuk ke sebuah supermarket besar, produk ini harus melewati sekian uji-saring ketat, dari kualitas hingga kemasan. Dan akhirnya iapun diterima, terpampang agak tersembunyi di salah satu sudut raknya.

Tapi sistem pembayaran keripik ubi itu adalah konsinyasi; tiga bulan dipajang baru dihitung berapa yang laku. Laporan bisa diambil sekaligus sisa barang. Lalu pembayaran tunai baru akan diterima secepat-cepatnya sebulan kemudian.

Tapi kalau si pemilik usaha amat kecil ubi ini pada saat menyetorkan dagangannya hendak beli beras atau gula di supermarket itu, bisakah ia minta dihitung nanti dari hasil dagangannya? Tidak. Dia harus membayar tunai. Saat itu juga.

Inilah tata ekonomi, di mana orang miskin membiayai orang kaya. Pemilik usaha kecil itulah yang menopang bisnis para pemodal besar supermarket.

Maka kita selalu bahagia pergi ke pasar tradisional, karena kita akan menemukan nilai-nilai yang amat mahal. Saking mahalnya, 500 orang terkaya di dunia versi Forbes bersekutupun takkan sanggup membelinya.

Tempo hari, terlihat di Pasar Prawirotaman Yogyakarta, seorang ibu penjual bawang merah dan putih yang asyik mengupasi sebagian dagangan yang sudah keriput kulitnya. Tak banyak yang disandingnya, hanya setampah kecil sahaja.

Lalu seorang lelaki yang lebih muda, sambil tersenyum ke sana kemari menjajakan pisang satu lirang saja, yang dilihat keadaannya memang hanya akan bagus kalau dimakan hari ini segera. Besok tidak.

Dan tetap asyik dengan pisaunya, sang ibu mendongak, lalu berkata dengan tawa ringan yang memamerkan giginya, “Tolong pisangnya gantungkan di cantelan motorku itu ya Dik, ini uangnya ambil ke sini.”

“Ya Mbak, lima ribu saja buat Njenengan.”

Maka ketika si Mas usai menaruh pisang itu, sang ibu menyumpalkan tiga uang lima ribuan ke tas plastik si Mas yang berisi jajanan ketika dia mendekat.

Semula lelaki itu tak menyadarinya, tapi setelah berjalan beberapa langkah dia kembali. “Weh, kebanyakan Mbak”, katanya.

“Tidak apa-apa, buat jajan anakmu lho Dik. Lagipula pisang segini banyak ya ndak mungkin 5000 to.”

“Ndak. Memang segitu harganya Mbak. Jajannya juga sudah ada kok ini.” Lalu uang itu dikembalikannya. Tak mau kalah, Si Ibu segera menyusul Si Mas yang berlari. Memasukkan lagi uang lebihan 10.000 itu ke tas plastiknya. Si Mas tersenyum geleng-geleng kepala. Lalu dengan penuh kesopanan, dia pamit pergi.

Siang hari ketika si Ibu hendak pulang, seorang pedagang bakso menghampirinya. “Ini mbak, baksonya.”

“Lho saya tidak pesan itu?”

“Lha tadi Mase penjual pisang yang memesankan itu. Terus dia bilang diracik sama ngasihkannya nanti saja kalau Njenengan mau pulang.”

“O Allah… Rejeki. Sembah nuwun Gustiiii…”

Adakah engkau temukan di tempat belanjamu orang saling berrebut untuk membahagiakan sesamanya seperti ini? Ah, mungkin sesekali kau perlu pergi ke pasar yang kaulihat becek dan sumpek itu. Sebab di sana ada yang tak dapat kaubeli dengan harta, tapi dapat kaurasakan mengaliri hatimu dengan sejuta haru dan makna.

Hmm, besok ada cerita lagi insyaallah.

📝Ust. Salim Fillah

Nasihat Indah Dari Sang Guru


NASIHAT INDAH DARI SANG GURU

*** Membawa selusin bodyguard bukan jaminan keamanan. Tapi rendah hati, ramah, dan tidak mencari musuh, itulah kunci keamanan.

*** Obat dan vitamin bukan jaminan hidup sehat. Jaga ucapan, jaga hati, istirahat cukup, makan dengan gizi seimbang dan olahraga yang teratur, itulah kunci hidup sehat.

*** Rumah mewah bukan jaminan keluarga bahagia. Saling mengasihi, menghormati, dan memaafkan, itulah kunci keluarga bahagia.

*** Gaji tinggi bukan jaminan kepuasan hidup. Bersyukur, berbagi, dan saling menyayangi, itulah kunci kepuasan hidup.

*** Kaya raya bukan jaminan hidup terhormat. Tapi jujur, sopan, murah hati, dan menghargai sesama, itulah kunci hidup terhormat.

*** Hidup berfoya-foya bukan jaminan banyak sahabat. Tapi setia kawan, bijaksana, mau menghargai, menerima teman apa adanya dan suka menolong, itulah kunci banyak sahabat.

*** Kosmetik bukan jaminan kecantikan. Tapi semangat, kasih, ceria, ramah, dan senyuman, itulah kunci kecantikan.

*** Satpam dan tembok rumah yang kokoh bukan jaminan hidup tenang. Hati yang damai, kasih dan tiada kebencian itulah kunci ketenangan dan rasa aman.

*** Hidup kita itu sebaiknya ibarat “bulan & matahari”—dilihat orang atau tidak, ia tetap bersinar. Dihargai orang atau tidak, ia tetap menerangi. Diterimakasihi atau tidak, ia tetap “berbagi”.

***Jika Anda bilang Anda susah, banyak orang yang lebih susah dari Anda. Jika Anda bilang Anda kaya, banyak orang yang lebih kaya dari Anda. Di atas langit, masih ada langit. Suami, istri, anak, jabatan, harta adalah “titipan sementara”. Itulah kehidupan.

*** Nikmatilah hidup selama Anda masih memilikinya dan terus belajar untuk bersyukur dengan keadaanmu…!
Karena Anda tidak akan tahu kapan Sang Pemilik Raga akan datang dan mengatakan pada Anda, *“Ini saatnya pulang!”—* memaksa Anda meninggalkan apa pun yang Anda cintai, dan Anda banggakan, serta sombongkan.

Silahkan di SHARE agar lebih banyak lagi orang yg terinspirasi dari makna kutipan ini…
Semoga selalu berbahagia dengan keadaan yg anda miliki dan jalani saat ini…
Aamiin…

📝Bob Sadino (1933-2015)

Tempe Lebih Bahaya Dari Kambing


TEMPE LEBIH BAHAYA DIBANDING DAGING KAMBING…

SO, KURANGI MAKAN TEMPE SEKARANG JUGA,?

BERBAHAYA…

Menurut penelitian terbaru, mengkonsumsi tempe bisa memicu darah tinggi, dibandingkan makan daging kambing…

Tempe yang selama ini dicitrakan sebagai makanan sehat, ternyata lebih memicu darah tinggi dibanding daging kambing.

Percobaan oleh Calon Ahli Gizi pada 2 orang kembar budi 25th dan Amir 25th .

Setiap makan malam selama 3 hari diberikan perlakuan sbb:

Hari 1 :
√ Budi diberi makan sop kambing…
√ Amir diberi tempe goreng.
• Reaksi Budi dan Amir normal.

Hari 2 :
√ Budi diberi gulai kambing,
√ Amir diberi tempe bacem.
• Reaksi Budi normal, & Amir melirik-lirik makanan Budi.

Hari 3 :
√ Budi diberi Sate Kambing.
√ Amir diberi lodeh tempe.

• Reaksi Budi normal walau sdh 3 hari makan kambing, tetapi reaksi Amir sangat emosional. Dia membanting piring dan merampas sebagian sate kambing Budi sambil berteriak:

“Tempe lagi…!!! Tempe lagi…!!!”

Kesimpulan :

Makan tempe ternyata memicu darah tinggi dan membuat emosi tidak terkendali, sedangkan makan daging kambing tidak demikian…😀
Indahnya berbagi !!!
Semoga bermanfaat !!!

Selamat siang..

Selamat Beraktivitas..

Karena Rp. 150


_Maaf copas yg ceritanya agak panjang_.

✔ *KARENA 150 RUPIAH*.

Bismillahir-rahmaanir-rahiim.

Ada satu kisah nyata yg sngt _BERHARGA_, di ceritakan seorang trainer Kubik Leadership yg bernama Jamil Azzaini di Kantor Bea dan Cukai Tipe A Bekasi sekitar akhir th. 2005.

Saat itu ia menceritakan satu kisah dng sngt menyentuh dan membuat air mata pendengar berurai.

Mohon berkenan di baca dan di ambil ibroh nya.
Berikut kisahnya :

Pada akhir th. 2003, istri saya selama 11 malam tdk bisa tidur. Saya sdh berusaha membantu agar istri saya bisa tidur, dng membelai, di usap2, msh susah tidur juga. Sungguh cobaan yg sngt berat. Akhirnya saya membawa istri saya ke RS Citra Insani yg kebetulan dekat dng rumah saya. Sdh 3 hari diperiksa tapi dokter tdk menemukan penyakit istri saya.

Kmd saya pindahkan istri saya ke RS Azra, Bogor. Selama berada di RS Azra, istri saya badannya panas dan selalu kehausan. Stlh di rawat 3 bln di RS Azra, penyakit istri saya blm juga diketahui penyakitnya.

Akhirnya saya putuskan untuk pindah ke RS Harapan Mereka di Jakarta dan langsung di rawat di ruang ICU. Satu malam berada di ruang ICU pada wkt itu senilai Rp 2,5 juta. Badan istri saya _maaf_ tdk memakai sehelai pakaian pun.

Dng di tutupi kain, badan istri saya penuh dng kabel yg disambungkan ke monitor untuk mengetahui keadaan istri saya. Selama 3 minggu penyakit istri saya blm bisa teridentifikasi, tdk diketahui penyakit apa sebenarnya.

Kmd pada minggu ke-tiga, seorang dokter yg menangani istri saya menemui saya dan bertanya : “Pak Jamil, kami minta izin kpd pak Jamil untuk mengganti obat istri bapak”.

“Dok, kenapa hari ini dokter minta izin kpd saya, padahal setiap hari saya memang gonta-ganti mencari obat untuk istri saya, lalu kenapa hari ini dokter minta izin ?”
“Ini beda pak Jamil. Obatnya lbh mahal dan obat ini nantinya di suntikkan ke istri bapak”.
“Berapa harganya dok ?”
“Obat untuk satu kali suntik 12 juta pak”.
“Satu hari berapa kali suntik dok ?”
“Sehari 3 kali suntik”.
“Berarti sehari 36 juta dok ?”
“Iya pak Jamil”.

“Dok, 36 juta bagi saya itu besar, sedangkan tabungan saya sekarang hampir habis untuk menyembuhkan istri saya. Tolong dok, periksa istri saya sekali lagi. Tolong temukan penyakit istri saya dok”.

“Pak Jamil, kami juga sdh berusaha, namun kami blm menemukan penyakit istri bapak. Kami sdh mendatangkan perlengkapan dari RS Cipto dan banyak laboratorium namun penyakit istri bapak tdk ketahuan”.

“Tolong dok…., coba dokter periksa sekali lagi. Dokter yg memeriksa dan saya akan berdo’a kpd Rabb saya. Tolong dok dicari”.

“Pak Jamil, janji ya kalau setelah pemeriksaan ini kami tdk juga menemukan penyakit istri bapak, maka dng terpaksa kami akan mengganti obatnya”.
Kmd dokter memeriksa lagi.
“Iya dok”.

Stlh itu saya pergi ke mushola untuk shalat Dhuha dua raka’at. Selesai shalat dhuha, saya berdo’a dng menengadahkan tangan memohon kpd Allah. Stlh memuji Allah dan bershalawat kpd Rasululloh : “Ya Allah, ya Tuhanku….., gerangan maksiat apa yg aku lakukan. Gerangan energi negatif apa yg aku lakukan shg engkau menguji aku dng penyakit istriku yg tak kunjung sembuh. Ya Allah, aku sdh lelah. Tunjukkanlah kpd-ku ya Allah, gerangan energi negatif apakah yg aku lakukan, shg istriku sakit tak kunjung sembuh ? Sembuhkanlah istriku ya Allah.
Bagimu amat mudah menyembuhkan penyakit istriku, semudah Engkau mengatur milyaran planet di muka bumi ini ya Allah”.

Kmd secara tiba2 ketika saya berdoa, _“Ya Allah, gerangan maksiat apa yg pernah aku lakukan ? Gerangan energi negatif apa yg aku lakukan shg aku diuji dng penyakit istriku tak kunjung sembuh ?”_
Saya teringat kejadian ber-puluh2 th yg lalu, yaitu ketika saya mengambil uang ibu sebanyak Rp150,-.

Dulu, ketika kelas 6 SD, SPP saya menunggak 3 bln. Pada wkt itu SPP bulanannya adalah Rp 25,. Setiap pagi wali kelas memanggil dan menanyakan saya : “Jamil, kapan membayar SPP ? Jamil, kapan membayar SPP ? Jamil, kapan membayar SPP ?”
Malu saya. Dan ketika wkt istrirahat saya pulang dari sekolah, saya menemukan ada uang Rp150, di bawah bantal ibu saya.
Saya mengambilnya. Rp75,- untuk membayar SPP dan Rp75,- saya gunakan untuk jajan.

Saya kmd bertanya, kenapa ketika berdo’a, _“Ya Allah, gerangan maksiat apa ? Gerangan energi negatif apa yg aku lakukan shg penyakit istriku tak kunjung sembuh ?”_ Saya diingatkan dng kejadian kelas 6 SD dulu ketika saya mengambil uang ibu. Padahal saya hampir tdk lagi mengingatnya ??

Maka saya berkesimpulan mungkin ini petunjuk dari Allah. Mungkin inilah yg menyebabkan istri saya sakit tak kunjung sembuh dan tabungan saya hampir habis. Stlh itu saya menelpon ibu saya,

“Assalamu’alaikum Ma…”
“Wa’alaikumus salam Mil….”, jwb ibu saya.
“Bagaimana kabarnya Ma ?”
“Ibu baik-baik saja Mil”.
“Trus, bagaimana kabarnya anak2 Ma ?”

“Mil, mama jauh2 dari Lampung ke Bogor untuk menjaga anak2-mu. Sdh kamu tdk usah memikirkan anak2-mu, kamu cukup memikirkan istrimu saja. Bagaimana kabar istrimu Mil, bagaimana kabar Ria nak ?” dng suara ter-bata2 dan menahan sesenggukan isak tangisnya.

“Blm sembuh Ma”.
“Yg sabar ya Mil”.

Stlh lama berbincang sana-sini, dng menyeka butiran air mata yg keluar, saya bertanya : “Ma…, Mama msh ingat kejadian bbrp thn yg lalu ?”
“Yg mana Mil ?”
“Kejadian ketika Mama kehilangan uang Rp150,- yg tersimpan di bawah bantal ?”

Kmd di balik ujung telepon yg nun jauh di sana, Mama berteriak, (ini yg membuat bulu roma saya merinding setiap kali mengingatnya).
“Mil, sampai Mama meninggal, Mama tdk akan melupakannya” (suara mama semakin pilu dan menyayat hati).
_“Gara2 uang itu hilang, mama di caci-maki di depan bnyk orang. Gara2 uang itu hilang mama di hina dan di rendahkan di depan bnyk orang. Pada waktu itu mama punya hutang sama orang kaya di kampung kita Mil. Uang itu sdh siap dan mama simpan di bawah banta. Namun ketika mama pulang, uang itu sdh tdk ada. Mama memberanikan diri mendatangi orang kaya itu, dan memohon maaf krn uang yg sdh mama siapkan hilang._

_Mendengar alasan mama, orang itu merendahkan mama Mil. Orang itu mencaci-maki mama Mil. Orang itu menghina mama Mil, padahal di situ bnyk orang. …rasanya Mil. mamamu di rendahkan di depan bnyk orang, padahal bapakmu pada wkt itu guru ngaji di kampung kita Mil, tetapi mama di hinakan di depan bnyk orang. SAKIT…. SAKIT… SAKIT rasanya”._

Dng suara sedu sedan stlh membayangkan dan mendengar penderitaan dan sakit hati yg di alami mama pada wkt itu, saya bertanya : “Mama tahu siapa yg mengambil uang itu ?”
“Tidak tahu Mil…Mama tdk tahu”.

Maka dng mengakui semua kesalahan, saya menjwb dng suara serak : “Ma, yg mengambil uang itu saya Ma….. Maka melalui telphon ini saya memohon keikhlasan Mama. Ma, tolong maafkan Jamil Ma…. Jamil berjanji nanti kalau bertemu sama Mama, Jamil akan sungkem sama mama. Maafkan saya Ma, maafkan saya….”

Kembali terdengar suara jeritan dari ujung telepon sana,
_“Astaghfirullahal ‘Azhim….. Astaghfirullahal ‘Azhim….. Astaghfirullahal ‘Azhim…..Ya Allah ya Tuhanku, aku maafkan orang yg mengambil uangku krn ia adalah putraku. Maafkanlah dia ya Allah, ridhailah dia ya Rahman, ampunilah dia ya Allah”._

“Ma, benar mama sdh memaafkan saya ?”
“Mil, bukan kamu yg hrs meminta maaf. Mama yg seharusnya minta maaf sama kamu Mil, krn terlalu lama mama memendam dendam ini. Mama tdk tahu kalau yg mengambil uang itu adalah kamu Mil”.
“Ma, tolong maafkan saya Ma. Maafkan saya Ma ?”
“Mil, sdh lupakan semuanya. Semua kesalahanmu tlh saya maafkan, termasuk mengambil uang itu”.
“Ma, tolong iringi dng do’a untuk istri saya Ma agar cepat sembuh”.

_“Ya Allah, ya Tuhanku….pada hari ini aku tlh memaafkan kesalahan orang yg mengambil uangku krn ia adalah putraku. Dan juga semua kesalahan2-nya yg lain. Ya Allah, sembuhkanlah penyakit menantu dan istri putraku ya Allah”._

Stlh itu, saya tutup telepon dng mengucapkan terima kasih kpd mama. Dan itu selesai pada pukul 10.00 wib, dan pada pukul 11.45 wib seorang dokter mendatangi saya sembari berkata : “Selamat pak Jamil. Penyakit istri bapak sdh ketahuan”.
“Apa dok ?”
“Infeksi prankreas”.

Saya terus memeluk dokter tsb dng berlinang air mata kebahagiaan. “Terima kasih dokter, terima kasih dokter. Terima kasih, terima kasih dok”.

Selesai memeluk, dokter itu berkata : “Pak Jamil, kalau boleh jujur, sebenarnya pemeriksaan yg kami lakukan sama dng sebelumnya. Namun pada hari ini terjadi keajaiban, istri bapak terkena infeksi prankreas.
Dan kami meminta izin kpd pak Jamil untuk mengoperasi cesar istri bapak terlebih dahulu mengeluarkan janin yg sdh berusia 8 bln. Stlh itu baru kita operasi agar lbh mudah”.

Stlh selesai, dan saya pastikan istri dan anak saya selamat, saya kembali ke Bogor untuk sungkem kpd mama bersimpuh meminta maaf kepadanya.
“Terima kasih Ma…., terima kasih Ma”.

Namun…., itulah hebatnya seorang ibu. Saya yg bersalah namun justru mama yg meminta maaf. _“Bukan kamu yg hrs meminta maaf Mil, Mama yg seharusnya minta maaf”._

Sahabat … Sungguh benar sabda Rasulullaah shalallaahu ’alaihi wa sallam : _*”Ridho Allah tergantung kpd keridhoan orang tua dan murka Allah tergantung kpd kemurkaan orang tua”*_ (HR Bukhori, Ibnu Hibban, Tirmidzi, Hakim).

“Ada tiga orang yg tdk di tolak do’a mereka : _*orang yg berpuasa sampai dia berbuka, seorang penguasa yg adil, dan doa orang yg teraniaya*_.
Do’a mereka diangkat Allah ke atas awan dan di bukakan baginya pintu langit dan Allah bertitah : ‘Demi keperkasaan-Ku, Aku akan memenangkanmu (menolongmu) meskipun tdk segera” (HR. Attirmidzi).

✅ Kita dpt mengambil HIKMAH bhw :

▶ Bila kita seorang anak …
Janganlah sekali-kali membuat marah orang tua, krn murka mereka akan membuat murka Allah subhanahu wa ta’ala. Dan bila kita ingin selalu diridhoi-Nya maka buatlah selalu orang tua kita ridho kpd kita.

Jangan sampai kita berbuat zholim atau aniaya kpd orang lain, apalagi kpd kedua orang tua, krn do’a orang teraniaya itu terkabul.

▶ Bila kita sbg orang tua …
Berhati-hatilah pada wkt marah kpd anak, krn kemarahan kita dan ucapan kita akan dikabulkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala, dan kadang penyesalan adalah ujungnya.

Do’a orang tua adalah makbul. Bila kita marah kpd anak, berdo’alah untuk kebaikan anak2 kita, maafkanlah mereka.

Semoga kita di karuniai anak keturunan yg shaleh dan shalehah, yg pintar dan kreatif dan menjadi kebanggaan kita.
[truncated by WhatsApp].

Ayat Cinta Guru ku


Guru ku yg masih muda mengirimkan ayat cinta di grup wa, yg membuat heboh semua penghuninya yg rata2 wanita..

Ayat cinta nya seperti ini :

” Banyak orang yang mesti aku bahagiakan,
dan kamu adalah salahsatunya ”

Maaf bila ku tak sempurna

(Quotes Menjelang Siang)

😀

Penghuni grup langsung riuh, biasalah emak2 kan begitu..

Menurutku ada Beberapa kemungkinan :

1. Guru ku ini salah kirim, seharunya beliau mengirim ayat tersebut ke seseorang di sana.

2. Guru ku ini sedang belajar, jadi grup ini sebagai adu nyali, hehehe belajar mengirimkan ayat tersebut ke pada pujaan hati nya.

3. Memang ada seseorang yg spesial di grup ini.. 😀

Lalu, apa hubungannya dengan aku ???

Yaa, aku merasa bahagia aja, umur ku sudah segini, dan aku sudah memiliki suami.

Artinya, aku tau pasti kalau ayat cinta itu, bukan untuk ku….. 😀

#kwkwkwkw#