Selftalk


Copas krn bagus saya share, cukup panjang sih.. semoga bermanfaat

*SELFTALK*

Suatu ketika istri saya pernah ngobrol dengan seseorang mengenai masalah financial yang sedang dihadapinya..

Dalam obrolan tersebut, akhirnya istri saya langsung menyampaikan kepada saya sambil tertawa..

“Tahu ga pah, itu tadi pas ngobrol sama si anu, ia bilang begini, saya itu bu.., klU dapat uang itu guampang bangeeett, pokoknya ga tahu kenapa pas saat saya butuh uang, uang itu tiba-tiba datang dari mana-mana, dan dari tempat yang tidak disangka-sangka, tapi ga tahu kenapa habisnya cepat juga..”

Hahaha…saya ikut tertawa mendengar ceritanya…

Selftalk awalnya sih sudah bagus banget, tapi endingnya kok ya ngenes bangeett…

Seperti juga ketika saya memberikan pelatihan bagi para 150 Dosen Kampus Telkom University Bandung, dalam workshop sertifikasi “HYPNOTEACHING SUPER LEARNING” yang per batchnya 30 orang dosen wajib mengikuti hingga 2 hari penuh..

Ketika saya menjelaskan bahaya selftalk bagi diri sendiri, maupun dampaknya bagi orang lain, dengan memberikan contoh selftalk yang salah,
“Ga tahu kenapa ya, saya makan sedikit saja langsung jadi daging..” inilah yang menyebabkan seseorang semakin menggemuk..

Lalu ada seorang dosen yang tubuhnya sangat over size, kurang lebih sekitar 160 kg, mengatakan begini,

“Oh pantesan tubuh saya semakin melar kayak gini ya pak, ternyata selftalk saya slama ini salah..” katanya disela workshop..

Lalu saya tanya, “apa yang salah pak?”
“Ga tahu kenapa, saya minum air putih saja, langsung jadi lemak..”
dan seketika semua peserta langsung terbahak-bahak…
Wkwkwkwkwk…

Ohya, anda harus tahu, kata-kata ”GA TAHU KENAPA”, “ENTAH KENAPA”..adalah kalimat pembuka pintu gerbang pikiran bawah sadar, tanpa seseorang harus dalam kondisi tidur dalam Gelombang Otak Theta…

Itulah kenapa saya langsung tertawa, ketika istri saya cerita mengenai masalah financial orang lain yang ending selftalknya:

“Ga tahu kenapa HABISNYA CEPAT JUGA..” wkwkwkwk….

Sahabat,
Pernahkah anda memiliki selftalk seperti ini:

“Namanya juga hidup, ya pastilah banyak cobaan..”

“Ga tahu kenapa ya, hidup saya dari dulu itu slalu mulu..”

“Ga tahu kenapa ya, dari dulu sampai sekarang, saya makan apapun, sebanyak apapun, tubuh saya tetap kurus..”

“Ga tahu kenapa ya, dari dulu sampai sekarang, saya makan apapun, sebanyak apapun, tubuh saya tetap langsing..”

“Ga tahu kenapa ya, saya makan sedikit saja langsung jadi daging..”

“Ga tahu kenapa ya, saya cuma minum air putih saja, langsung jadi lemak..”

“Ga tahu kenapa ya, setiap laki-laki yang saya kenal semuanya brengsek dan mata keranjang!”

“Ga tahu kenapa ya, anak saya sering sakit-sakitan..”

“Ga tahu kenapa ya, setiap kepala saya kena air hujan, saya pasti sakit..”

“Ga tahu kenapa ya, setiap saya membuka usaha slalu bangkrut terus..”

Ya, tanpa seseorang sadari selftalk inilah yang menjadi program hidupnya, sehat, sakit, mental block, kematian, dan nasib, semuanya seringkali bermuara dari selftalk..

Lalu jika sudah terlanjur terucap selftalk negatif, apa yang harus kita lakukan?

Apakah masih memungkinkan mengubah arah jalan hidup?
Apakah masih memungkinkan mengubah nasib hidup?

Jika sudah terlanjur terjadi, anda masih bisa kok mulai membiasakan memprogram ulang dalam pikiran bawah sadar anda, sebuah program hidup baru, dengan selftalk seperti dibawah ini:

“Namanya juga hidup, ya pastilah banyak kemudahan..“

“Namanya juga hidup, ya pastilah banyak keberuntungan..“

“Namanya juga hidup, ya pastilah banyak keajaiban yang meliputinya..”

“Ga tahu kenapa ya, hidup saya slalu di penuhi Keajaiban Tuhan..keberuntungan demi keberuntungan slalu saya dapatkan, hidup saya penuh warna-warni keindahan, keberlimpahan, dan kebahagiaan..“

“Ga tahu kenapa ya, hidup saya dari dulu itu slalu mudah dan dimudahkan oleh Tuhan, semua hal yang saya kerjakan slalu lancar tanpa hambatan, semua hal yang saya butuhkan semuanya tersedia begitu saja, saya bersyukur sekali, keajaiban demi keajaiban terus beruntun berdatangan dalam hidup saya..”

“Ga tahu kenapa ya, saya slalu dipertemukan dengan orang-orang yang baik, orang-orang-orang yang hebat, orang-orang yang membuat hidup saya semakin sehat, semakin kaya, semakin berlimpah banyak kebahagiaan hidup..”

“Ga tahu kenapa ya, hidup saya seperti dikerubuti uang, uang slalu mengikuti kemanapun saya pergi, uang seperti berjatuhan seperti air hujan, apapun yang saya sentuh, apapun yang saya kerjakan semuanya menghasilkan uang..”

“Saya sungguh bersyukur, saya merasa menjadi manusia yang paling beruntung, karena dimanapun, kapanpun, dan dengan siapapun saya bekerja sama, semuanya menghasilkan keuntungan yang besar bagi saya..”

“Saya yakin dan percaya, semua keajaiban hidup yang saya dapatkan saat ini, adalah karena Tuhan mencintai saya, Tuhan menyayangi saya, semuanya terjadi karena Tuhan sudah mengijinkan, menghendaki, dan memilih saya untuk memiliki kehidupan seperti apa yang saya impikan..”

Sahabat..
Setiap anda mengalami rasa tidak berdaya, tidak bersemangat dalam menjalani hidup, langsung katakan selftak yang memberdaya dan menguatkan hidup seperti ini:

Aku adalah pribadi yang penting..
Aku adalah pribadi yang besar..
Aku adalah pribadi yang berharga..
Keberadaan hidupku didunia ini sangat penting..
Keberadaanku dibutuhkan oleh kehidupan ini..
Karena itulah diriku yang sejati..
Diri yang tegar..
Diri yang kuat..
Diri yang hebat..
Yang senantiasa menebarkan banyak manfaat bagi seluruh makhluk penghuni bumi..

Banyak alumni pelatihan saya yang mengalami perubahan kualitas hidup bagai bumi dan langit, hanya dengan berlatih mengelola dan menjaga selftalknya senantiasa positif..

*Anda bisa mulai _dari sekarang berlatih terus menerus_ mengelola & menjaga SELFTALK Anda secara positif _untuk mengalami terjadinya_ KEAJAIBAN HIDUP PADA DIRI ANDA..!!*

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s