Benteng hati


*Membangun Benteng Hati*

Bismillah…

Sahabat, di pagi yang indah ini izinkan Saya sharing terkait Membangun Benteng Hati. Harapannya, agar kita tidak mudah diganggu oleh Syaitan laknatullah ‘alayhi.

Sahabat, jika kita analogikan, benteng adalah sebuah tempat perlindungan dari serangan-serangan musuh. Semakin kuat dan kokoh benteng yang kita bangun, maka jelas kita akan semakin aman berada di dalamnya. SEBALIKNYA, jika benteng itu lemah, maka ngga menutup kemungkinan kita akan mudah diserang oleh musuh (syaitan).

Silahkan Anda bayangkan…

Jika Anda memiliki rumah megah, namun tidak memakai rangka kontruksi beton yang kuat, maka dapat dipastikan rumah itu akan runtuh saat terjadi guncangan, dan semua isinya akan hancur lebur, sekali pun isi dan tatanannya WAH.

Ngga mungkin kan, kita terus-terusan meminta perlindungan Allah, sementara kita masih membangkang kepada Allah (melakukan dosa). Oleh sebab itu, selain berlindung kepada Allah, kita pun harus menghindari dosa-dosa.

Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam, bersabda: Ketika kalian keluar rumah, bacalah >> _Bismillaahi tawakkaltu ‘alallaah, laa haula wa laa quwwata ilaa billaah_, maka Allah akan menurunkan malaikat untuk melindungimu dan syaitan akan menjauhimu.

Nah, jika kita membaca doa diats ketika keluar rumah, maka sepanjang jalan, Allah akan menurunkan malaikat-malaikatNya, untuk melindungi kita.

TAPI jika di perjalanan kita asyik memandangi wanita/laki-laki, maka malaikat pun akan meninggalkan kita, dan syaitan akan menghampiri kita. Sama halnya, ketika wanita mulai memperlihatkan auratnya, disana syaitan akan membersamai mereka.

Mohon digaris bawahi, bahwa yang paling penting adalah *meninggalkan DOSA terlebih dahulu* dan melaksanakan kewajiban kita kepada Allah, baru kemudian memohon perlindungan kpd Nya. Saya pernah mendapatkan testimoni positif dari seseorang, bahwa ia merasakan sensasi kesembuhan setelah melakukan _Taubatan Nashuha_ dan melaksanakan seluruh kewajibannya sebagai muslim/ muslimah.

Kemudian berikutnya adalah meninggalkan dari SEMUA perbuatan syirik, bid’ah, khurafat, dan jangan lupa menurunkan semua patung, foto-foto aurat (bahkan ada yang mengatakan SEMUA foto yang bernyawa tidak perlu dipajang), dan lukisan (yang bernyawa) di dalam rumah.

Jadi, untuk membangun benteng hati, selain istiqomah dengan amalan wajib dan sunnah, kita pun harus menghindari dosa-dosa besar yang dapat menghalangi turunnya Rahmat Allah dalam proses penyembuhan dengan Terapi Al-Quran.

 

Yang harus dilakukan dalam membangun benteng hati

1⃣ Melepaskan diri dari Syirik. Tentang hal ini, silahkan buka *Qs. An-nisa: 48 ya.* dan *Al-Maidah: 72* Silahkan buka, insya Allah jadi amal sholeh.

2⃣Ikhlas
IBLIS sudah bersumpah, bahwa ia akan menjerumuskan SELURUH manusia, kecuali *Mukhlishin* (orang yang ikhlas). Ikhlas merupakan benteng yang tidak akan pernah bisa ditembus oleh IBLIS. Coba deh buka Qs. *Alhijr 39-40* (buka ya, rugi kalau ngga buka) 🙂

3⃣Komitmen dengan Al-Quran, sunnah

Istiqomahlah dalam menapaki jalan sunnah, meski seperti menggenggam bara. Karena jika bara itu lepas maka ia akan menjadi lautan neraka Jahannam. Ngeri!

4⃣ Memohon perlindungan Allah

Tempatkanlah Allah di hati, sebagai tempat bergantung dan berlindung. Ya, hanya Allah, bukan yang lain.

5⃣ Sering-sering tadabbur Quran ya.
(Coba deh tadaburi ayat ini >> Qs. Al-baqarah: 1-4, 163-164, 255, 284-286, Alikhlas, alfalaq, dan annaas ya) Selebihnya, seluruh alquran. Ya bertahap aja.

6⃣Tidak berputus asa dari rahmat Allah.

Saya teringat perkataan Ibnu Qoyyim aljauziyah, beliau bilang, bahwa *putus asa itu lebih JELEK dari kematian*. Jika kematian hanya memisahkan jasad dan ruh, maka putus asa memisahkan ruh kita dengan Allah Subhanahu wata’ala. Lha iya, orang putus Asa kan ngga yakin sama Allah. Silahkan buka Qs. Yusuf: 87 ya. Biar lebih optimis lagi.

7⃣ Tidak merasa aman dari ancaman Allah.
(Buka Qs. Al-a’raf: 99)

Kenapa ini harus kita lakukan? Karena kalau kita merasa aman dari azab Allah, artinya kita menyepelekan/meremehkan Allah Subhanahu wata’ala, kemudian kita akan enggan bertaubat meski dosa terus menumpuk.

8⃣Menghindari perbuatan durhaka kepada orang tua

Karena Allah subhanahu wata’ala mensifati orang yang berbuat durhaka kepada orang tua sebagai orang yang _Jabbar Syaqiy_ (Orang sombong, lagi celaka)

Silahkan buka Qs. Maryam: 32

9⃣Menjauhi RIBA

Silahkan buka Qs. Albaqarah: 275 (buka ya, merinding banget baca ayatnya)

🔟Jangan dekati zina, berdoalah ketika keluar rumah, masuk masjid, masuk kamar mandi, mau tidur, rutinkan zikir pagi petang, jaga wudhu, qiyamul lail, dan kenalilah musuh Anda. Ya, musuh kita adalah SYAITAN.

Sekian semoga yang sedikit ini bermanfaat ya….

Baca, praktek. Oke?

Barokallahu fiikum

Salam, Lukmanul Hakim 🙏🏻