Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Kisah ini tentang sahabatku Era (nama aku samarkan, takut yang bersangkutan tidak berkenan), dan kejadian ini aku sudah lupa tahun berapa, tapi rentetan kisah ini sangat membekas di hatiku.
Seringkali terbersit berbagi kisah ini namun belum ketemu saat yang tepat, dan akhirnya masa ku nanti datang juga, sekaranglah kisah ini pantas aku rangkaikan di blogku yang sangat sederhana ini.
Semoga berkenan :
Setelah liburan Idul Fitri aku kembali bekerja, pergi pagi dan pulang malam hari, hingga Minggu pagi ketika waktu liburan, aku terpana dengan kehadiran Era. Era sahabat yang ku kenal sangat tegar, hadir di hadapanku dengan mata sembab dan wajah yang kusam.
Era : “Uni, udah tiga hari Era cariin uni terus..”. (Era memelukku dan menangis sesegukan).
Aku biarkan Era menangis, kami duduk lesehan saling berhadapan, aku masih bingung dengan keadaan ini, setelah Era tenang aku beranikan diri untuk bertanya.
Aku : “Kenapa Era, aku kan kerja makanya tidak pernah ada di rumah”. Kataku pelan menjawab pertanyaannya tadi.
Era : “Mas Joan, ngajak serius… “. Jawab Era di tengah isak.
Aku : “Bagus dong, bukannya itu yang Era inginkan ?”. Kataku tidak mengerti.
Era : “Uni, mas Joan ternyata duda satu anak, perempuan udah SMA …”. Tangis Era meledak lagi, dan aku ikut kaget dengan penjelasan Era, namun aku tetap diam menunggu sampai tangis Era reda.
Era : “Sakit hati Era uni, sakit banget, kenapa ketika Era udah merasa sayang dia baru ngomong, kenapa tidak dari dulu-dulu..”. Era mencurahkan uneg-uneg di hatinya, dengan isak tangis yang tidak mereda.
Aku : “Ra, setiap orang punya masa lalu, aku dan suamiku juga punya masa lalu masimg-masing, bahkan Era pasti punya juga kan ?..”. Kataku pelan.
Era : “Punya, tapi sakit hati Era ni, membayangkan dia berhubungan dengan istrinya sampai punya anak, Era benci Ni ..”. Kata Era dengan tangis yang mulai reda.
Aku : “Ya samalah, dia pasti juga sakit hati bila membayangkan Era dengan pacar Era dulu, sekarang lihat aja keberanian dia mengungkapkan rahasia kehidupan dia sebelum kalian menikah, coba kalo dia tetap menyimpan rahasia ini sampai nanti, dan ketika Era justru tahu dari orang lain, apa tidak akan lebih parah ?. “ Kataku membuka pikiran Era.
Era : “Iya ya ni, jadi Era mesti gimana, terus atau bubar ..?” Tanya Era bimbang.
Aku : “Terserah Era, tanyakan pada hati, kalau bubar Era harus cari pria lain dan akan mulai dari awal lagi, butuh waktu yang cukup lama untuk mencari pria yang bisa menjadi pendamping hidup, kalau lanjut, Era harus bisa terima semua keadaan mas Joan, termasuk anak perempuannya”. Kataku memberikan ide.
Era : “Iya ni, Era sudah 37 tahun ni , Era lebih tua dari Uni ..” Jawab Era pelan.
Aku : “Semua keputusan ada pada Era, pikirkan baik-baik, tidak ada manusia yang sempurna, semuanya ada kekurangannya”. Kataku mengakhiri kegundahan hati Era.
Era pulang kerumahnya dengan senyum mengembang di bibirnya, terucap kata terimakasih dari Era untukku karena temannya yang lain malah menyarankan putus dan mengatakan kalau itu bukan jodoh, dan hal itu membuat Era tambah Stress.
Beberapa bulan setelah itu pihak mas Joan melamar Era, dan pernikahan mereka berlangsung di rumah orang tua Era di daerah Dumai Riau.
Aku sudah tidak pernah bertemu Era lagi, karena waktu itu aku pindah ke Tangerang, dan kabar terakhir aku dengar, sekarang Era sudah membeli rumah di daerah Cikarang Bekasi dan telah dikaruniai dua orang putra.
Perjalanan hidup manusia memang susah di tebak, jika aku berada di pihak Era, belum tentu aku mampu melanjutkan langkah setegar Era.
Do’aku menyertai langkahmu Era, semoga langgeng dan diberi kelapangan hati dalam menjalani biduk rumah tangga, Amin.
Kisah ini diikutsertakan pada “A Story Pudding For Wedding” yang diselenggarakan oleh Puteri Amirillis dan Nia Angga.



Irfan Handi
September 14, 2011 at 7:38 am
Semoga kontesnya suskes non.
HALAMAN PUTIH
September 14, 2011 at 8:02 am
Pada orang yang baru menikah kita memang perlu mendoakannya agar hidup bahagia
selamat dan sukses untuk kontesnya
.:: setiaONEbudhi ::.
September 14, 2011 at 8:25 am
wuaahh,
sama kayak cerita teman SMA one,
dia jg nikah sama seorang duda,
Tapi sampe skrg msh langgeng aja..
Sukses ya mba..
Puteriamirillis
September 14, 2011 at 9:24 am
terimakasih ya uni sudah ikutan story pudding. kisahnya semoga bisa memberikan pelajaran bagi orang lain jika mengalami hal serupa. semoga mbak era langgeng selalu pernikahannya amiin.salam untuk era ya uni.
SITI FATIMAH AHMAD
September 14, 2011 at 9:36 am
Assalaamu’alaikum wr.wb, Fitr4y…
Kangen banget sama Fit di sana. Lama tidak bermain kemari.
Awal pagi permulaan tugas di kantor, bunda sudah kemari menjenguk Fit, sejak belum ada tulisan komentar yang hadir menyapa. sayangnya bunda ada rapat tergempar, lalu kelewatan menyapa nich.
Subhanallah… terharu dengan kisah Era yang tentunya berbelah hati saat mengambil keputusan berkahwin dengan Joan. Alhamdulillah, Allah pandukan di kepada Fit dan meminta pendapat yang tentunya berbeza dengan pendapat teman yang lain. Satu cadangan yang hebat Fit. Bunda pasti, Era sentiasa berasa terima kasih seumur hidupnya atas saran hebat Fit tersebut.
Bunda setuju dengan pendapat Fitray bahawa semua orang punya masa lalu yang menjadi nastolgia. pasti dengan adanya masa depan yang baru, masa lalu menjadi pengajaran buat kita mengoreksi diri agar tidak berulang.
Semoga sukses dalam kontesnya mbak Putri.
,
Salam sayang dan rindu dari Sarikei, Sarawak.
situsonline
September 14, 2011 at 11:09 am
Jangan2 ERA nya mantan Pacar.!
maminx
September 14, 2011 at 1:38 pm
waduh itu suatu cobaan banget ya. alhamdulillah era nya ikhlas menerima. ternyata ada ya kisah nyata seperti itu. semoga baik-baik saja ya keluarga mbak era. keren nih mbak fit kisah nya. saya yakin mbak menang di kontes nya. amin..
sukses
Nia Angga
September 14, 2011 at 4:28 pm
terima kasih sudah berpartisipasi. emang jodoh ditangan tuhan.. dan kita ga bisa memilih mana yang jadi jodoh kita hehee
yunie
September 14, 2011 at 10:21 pm
Semoga keluarga Mba Era bahagia selalu… Amin
aku seneng klo baca blognya Mba fitri pasti kisahnya tuch menyentuh banget dan bener2 seperti nyata… dan aku yang baca sampai terbawa
so d tunggu cerita2 yang lain….
Dhenok
September 15, 2011 at 12:15 am
wassalamu’alaikum uni
dulu sebelum menikah, kakak perempuan dhe malah berharap kalo suami dia kelak adalah seorang duda dengan anak yang masih balita, kehilangan istrinya karena meninggal. tidak ada yang salah dengan status, asalkan dia sudah siap menjadi imam/istri, asalkan dia selalu berusaha mencintai kita karena DIA, why not?? bener kan ni??
@brus
September 15, 2011 at 5:22 am
Hmm … komen Dhenok (diatas) menyentuh sangat
soal kalimat Dhenok : “why not?? bener kan ni?? …
rasanya ‘kembali kehati masing2 orangnya …
hahaha … kok malah bahas komen orang sih … (maap2 uni..)
Necky
September 15, 2011 at 7:44 am
benar banget uni…sebuah ikatan harus dimulai dengan kejujuran. Mungkin karena itulah mereka masih bisa langgeng hingga kini…
moohon maaf lahir batin apabila ada komentar yang kurang berkenan selama ini
Yati Rachmat
September 15, 2011 at 8:48 am
Uni, kisah yang manis. Dan buat Era kalo memang cinta sama dia terimalah apa adanya. Kejujuran sebelum nikah adalah langkah yang baik. Kalo Era cinta dia juga harus cinta apa yang dimiliki olehnya. Gitu kan? Adakan pendekatan dengan anaknya, oke?
awan
September 15, 2011 at 11:02 am
Semoga keluarganya Mb”Era sll tersenyum dan bahagia hingga ujung waktu… Amiiiin…
bundamahes
September 15, 2011 at 1:27 pm
hmmm… kalo saya sih yakin bahwa segala yang terjadi dalam kehidupan kita adalah yang terbaik bagi kita Uni!
Septy'an Dwi Kusuma Putra
September 15, 2011 at 8:55 pm
berkunjung,
ia sama2……..
MENONE
September 16, 2011 at 8:14 am
smg sang sahabat mendapat kebahagiaan ya sob……..
Salam persahabatan selalu dr MENONE
Moch Adnan
September 16, 2011 at 4:11 pm
ahir yang membahagiakan…. sukses buat kontesnya yah uni
Catatan negeri
September 17, 2011 at 7:59 pm
terharu bacanya euy..
laia
September 19, 2011 at 11:34 am
Lagi main kontes ya,,,,kl sdh terpilih jadi pemenang,jgn lupa ajak rekan blogger ke cafe ya mbak
Fonega
September 21, 2011 at 8:04 am
jodoh, takdir yang terahasia, yang ga semua orang mampu menebaknya ya
kira
September 21, 2011 at 10:51 am
jodoh, no comment deh. hehehehehe
salam sukses selalu…
Hanster
September 21, 2011 at 11:09 pm
Sudah lama bgt rasanya ga mengunjungi Blognya Kak Fitray?
Apa kabar kak?
Akhmad Muhaimin Azzet
September 22, 2011 at 10:15 am
duh…, Era….
semoga semakin bahagia
SITI FATIMAH AHMAD
September 24, 2011 at 2:11 pm
Assalaamu’alaikum wr.wb, Fitr4y sayang…
Kembali menyapa untuk bertanya khabar. Tentu kesibukan menjadikan Fitray kian lelah untuk bersatu di maya pada. Bunda kangen dengan sapaan Fit, yang selalu nyaman untuk diterima.
Mudahan segala urusan di dunia offline bisa terkendali dengan hati yang ceria. Semoga sukses selalu Fit. kerjanya harus juga ada rehat untuk menghilangkan segala kelelahan agar segar kembali.
Salam sayang dan rindu selalu.
bangauputih
September 24, 2011 at 4:48 pm
Jodoh seseorang itu sudah ditakdirkan, mengenai status, kebangsaan, agama, semuanya sudah digariskan oleh yang kuasa.
Tapi jangan salah, jodoh itu ditakdirkan untuk kita, juga dilihat bagaimana usaha kita dalam pencapaiannya.
Saya percaya, jodoh yang datang itu bergantung pada diri kita sendiri juga.
semoga Era bisa ikhlas menerima dan memulai membuka hati untuk mencintai dan dicintai, tulus ikhlas karena Allah
kettyhusnia
September 24, 2011 at 6:35 pm
alhamdulillah..dengan bismillah, insya allah..era akan menjalani pernikahan dengan lancar
Agus Yuan Ryuzaki (@yuanryuzaki)
September 27, 2011 at 3:27 pm
Mau donkkkkkk,,,, hehehehe
by. Yuan
ocekojiro
September 27, 2011 at 3:33 pm
Sebuah contoh kasus bahwa takdir itu sebenarnya bisa kita ubah dengan usaha kita sendiri,,, seandainya dia hanya mendengarkan nasihat teman2 nya yg lain dan tidak ketemu anda,,,
Salam.
fitr4y
September 27, 2011 at 8:00 pm
@Irfan .. trimakasih gan .. sukses buat kita semua..
@ Halaman Putih, setuju do’a untuk kebahagiaan mereka,, sukses buat kita semua..
@ SetiaOneBudhi .. banyak yg menjalani hidup begitu dan sampai sekarang langgeng,, trimakasih dan sukses juga
@ Puteriamirilis,, ya mbak,, trimakasih kunjungannya, dan senang sekali bisa ikut meramaikan kontes mbak puteri kali ini,, kalo ada jodoh ketemu dg Era akan aku sampaikan ..salam sukses
fitr4y
September 27, 2011 at 8:08 pm
@ Bunda Siti .. Wa’alaikumsalam Bund.. trimakasih Bunda sudah menyempatkan hadir disini bahkan sampai 2 kali,, terkadang kita tidak menyadari kalo kita memiliki pemikiran yang berbeda dengan orang lain,, dan Alhamdulillah pada saat yang tepat aku diberi pemikiran begitu BUnd,, hingga Era mampu meluaskan pemikirannya..
maaf Bund aku belum sempat berkunjung, benar kegiatan offlane menghabiskan banyak waktu, hingga tak mampu sekedar menyapa teman di dumay..
salam sayang selalu buat BUnda..
@ situsonline .. hehehe gak tau,, mantan pacar sapa ya .. trims sukses selalu
@ Maminx .. yah namanya hidup banyak sekali kisah yang diluar perkiraan kita,, trimakasih maminx .. aku hanya berniat meramaikan saja kontesnya,, gak bermimpi untuk menang .. heheh salam sukses ..
fitr4y
September 27, 2011 at 8:15 pm
@ NiaAngga .. trimakasih sudah hadir eeehhehe sekalia salam kenal .. sukses tu kita semua..
@ Yunie .. trimakasih, aku th bisanya nulis apa yg aku alami atau apa yg aku liat di sekitarku,, makanya kadang seperti nyata .. hehehe salam sukses
@ Dhenok,, setuju bgt dhe,, semua tergantung niat kita juga, karena semua ikhlas karena Dia,, maka jalan yg sulitpun akan dimudahkan .. salam sukses
@ brush .. bebas kok ,, mau koment apa aja .. hehehe bhas koment teman juga gak dilarang .. slam sukses
@ Necky,, semua berawal dri kejujuran .. maaf lahir bathin juga sob.. salam sukses
zilha
September 29, 2011 at 11:22 am
memang masa lalu itu kadang sulit diterima dengan ikhlas.. kadang kita ga sengaja lihat kaca spion (read : masa lalu), seketika perasaan mulai bergejolak.. *huft*.. ada pembelajaran yang bisa ak petik dari cerita uni.. “ikhlas.. masa lalu itu bukan untuk dikenang, sesekali direview untuk perbaikan dan terus belajar untuk masa depan, nabung untuk akhirat..” nice story…
fitr4y
September 29, 2011 at 3:13 pm
@ Yati .. setuju mbak , Era harus menerima satu paket, mencintai mereka semua itu kuncinya.. salam sukses
@ Awan .. trimakasih do’anya,, sepertinya Era sudah memtik buah kebahagiaan atas keikhlasannya menerima suami apa adanya .. salam
@ Bundamahes.. setuju Bund, semua sudah diatur, dn itu adalah yg terbaik untuk kita.. salam sukses bund